Giliran PPP Beri Rekom untuk Ning Ita di Pilwakot Mojokerto

Avatar of Redaksi
IMG 20240813 205031
Ning Ita menerima rekom dari PPP, Senin (12/8/2024). (Redaksi/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Ika Puspitasari atau Ning Ita yang berpasangan dengan Rachman Sidharta Arisandi sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Mojokerto di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Mojokerto 2024 mendapat rekomendasi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu ditandaskan Iwut Widiantoro Sekretaris DPC PPP Kota Mojokerto. Ia menjelaskan bahwa rekom Ning Ita sudah diterima langsung oleh mantan Walikota Mojokerto periode 2018 – 2023 di kantor DPW PPP Jawa Timur Jalan Raya Kendangsari No.36, Kendangsari, Kec. Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

”Rekom pasangan Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi diberikan secara langsung oleh Ketua DPW PPP Jatim Munjidah Wahab kemaren Senin (12/8/2024) dan diterima oleh yang bersangkutan,” katanya.

Iwut Widiantoro memastikan PPP Kota Mojokerto tetap solid dan menegaskan anggota partai dan basis partai all out memenangkan pasangan Ning Ita-Rachman Sidharta di Pilkada Kota Mojokerto.

Dengan tambahan dukungan dari PPP maka semakin banyak partai yang berkoalisi mendukung Ning Ita untuk maju sebagai calon Wali Kota Mojokerto di periode kedua. Beberapa hari sebelumnya Ning Ita juga mendapatkan rekom dari Partai Demokrat dan Gerindra.

Dalam deklarasi partai politik pengusung pada bulan Juli 2024 lalu, hampir seluruh partai politik yang mendapatkan kursi legislatif DPRD Kota Mojokerto, kecuali PKB, mendukung Ning. Selain itu terdapat 7 partai non parlemen yang juga mendukung petahana tersebut, yakni Hanura, PSI, Perindo, PKN, Partai Buruh, Partai Ummat dan Partai Gelora.

Dengan dominannya parpol yang mengusung, tidak menutup kemungkinan Ning Ita akan melawan kotak kosong di Pilkada Kota Mojokerto 2024. Wali Kota Mojokerto periode 2018-2023 itu juga terbuka kemungkinan PKB ikut dalam koalisi yang mendukung dirinya.

“Semoga, biar adem, saya tidak ingin meninggalkan (partai) siapapun, seperti niat saya, saya pengin adem, kondusif dan damai, dengan PKB pun saya mendaftar resmi, saya sudah mendapat undangan resmi dari DPP PKB, jadi saya tidak ingin meninggalkan partai siapapun,” bebernya saat itu. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page