Gempa Guncang Wilayah Selatan Jawa, Pakar UGM: Dipicu Pergerakan Lempeng

Avatar of Redaksi
jawa
Pakar gempa dari Teknik Geologi UGM Gayatri Indah Marliyani. (Researcegate for kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Sejumlah daerah di selatan Pulau Jawa diguncang gempa bumi pada Selasa (27/1). Gempa pertama berkekuatan magnitudo 5,7 terjadi pukul 08.20 WIB dengan pusat gempa sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 122 kilometer.

Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 13.15 WIB, gempa kembali terjadi dengan magnitudo 4,4 yang berpusat di wilayah timur laut Kabupaten Bantul, DIY.

Karena tergolong gempa dangkal, getaran gempa kedua dirasakan cukup kuat oleh warga.

Gempa Pacitan Termasuk Gempa Intraslab

Pakar gempa dari Teknik Geologi UGM Gayatri Indah Marliyani menjelaskan bahwa gempa di Pacitan termasuk jenis gempa intraslab, yakni gempa yang bersumber dari dalam lempeng samudra yang tersubduksi.

Ia menerangkan bahwa dorongan lempeng ke dalam secara terus-menerus menyebabkan deformasi dan pergeseran, yang kemudian memicu terjadinya gempa bumi.

Perbedaan sumber dan karakter gempa menyebabkan efek getaran yang dirasakan masyarakat juga berbeda.

Menurut Gayatri, gempa pada pagi hari terasa seperti ayunan, sementara gempa berikutnya lebih terasa seperti hentakan.

Hal tersebut dipengaruhi oleh lokasi pusat gempa serta arah pergerakan lempeng. Magnitudo yang lebih besar dan pergerakan vertikal membuat gelombang energi merambat ke atas sehingga dampaknya dirasakan lebih luas.

Gempa Bantul Dipicu Aktivitas Sesar Opak

Untuk gempa yang terjadi di wilayah DIY, Gayatri menyebut sumbernya berada di zona sesar aktif, yakni Sesar Opak.

Meski pusat gempa berbeda, tidak menutup kemungkinan gempa kedua dipicu oleh tambahan tekanan akibat gempa pertama, yang membuat kondisi lempeng menjadi tidak stabil hingga memicu pergerakan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kedua gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami maupun gempa susulan.

Kekuatan gempa yang relatif tidak besar membuat peluang terjadinya gempa lanjutan dinilai kecil, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak panik berlebihan.

WhatsApp Image 2026 01 28 at 1.12.37 PM

Pengingat Wilayah Selatan Jawa Rawan Gempa

Gayatri juga mengingatkan bahwa dua kejadian gempa dalam satu hari wajar menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.

Namun, peristiwa ini dapat menjadi pengingat bahwa wilayah tersebut berada di kawasan tektonik aktif.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gempa bumi. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page