Gebyar Hadiah PBB P2 Kota Mojokerto, Warga Bisa Dapat Tiket Umrah

Avatar of Redaksi
Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Gebyar Hadiah Pembayaran PBB P2. (Ezra/Kabarterdepan.com)
Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Gebyar Hadiah Pembayaran PBB P2. (Ezra/Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Gebyar Hadiah Pembayaran PBB P2 yang berlangsung meriah di Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Senin (01/12/2025).

Acara ini tidak hanya menawarkan beragam hadiah menarik, tetapi juga menjadi ajang penguatan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.

Dalam gebyar hadiah tahun ini, panitia menyiapkan hadiah utama yang istimewa bagi warga yang taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2), antara lain tiket umrah, dua unit sepeda motor, tiga unit lemari es, enam unit mesin cuci, dan sembilan unit televisi layar datar berukuran tiga puluh dua inci.

Selain hadiah menarik, kegiatan ini juga menyertakan pemberian penghargaan bagi wajib pajak berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang konsisten dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Gebyar hadiah pembayaran PBB P2 ini menjadi bagian ikhtiar Pemerintah Kota Mojokerto untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Ning Ita, sapaan akrabnya.

Menurut Ning Ita, kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan misi keempat dalam Pancacita Kota Mojokerto. Pemerintah menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang terintegrasi, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai fondasi terciptanya birokrasi yang efisien.

“Jadi kegiatan hari ini memberikan stimulus kepada para wajib pajak agar fiskal Kota Mojokerto menjadi lebih kuat. Dengan fiskal yang kuat, program pembangunan dan pelayanan publik dapat kami jalankan dengan lebih baik ke depannya,” tutur Ning Ita.

PBB P2 sebagai Pilar Pendapatan Daerah

Pemerintah meyakini bahwa dukungan fiskal yang stabil akan membawa dampak besar terhadap kemajuan daerah. Pendapatan Asli Daerah menjadi salah satu pilar pembiayaan pembangunan Kota Mojokerto, termasuk di dalamnya kontribusi dari PBB P2.

Dalam penjelasannya, Wali Kota menerangkan bahwa PBB merupakan kewajiban seluruh warga Kota Mojokerto. Pemerintah telah memberikan berbagai fasilitas gratis, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, sehingga dibutuhkan dukungan fiskal yang kuat agar kualitas pelayanan tetap terjaga meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2026 mengalami koreksi cukup besar dari pemerintah pusat.

“Kami membutuhkan dukungan masyarakat agar potensi Pendapatan Asli Daerah dapat meningkat. Dengan begitu, Pemerintah Kota Mojokerto tetap bisa menjalankan pembangunan dan memberikan pelayanan publik terbaik sesuai prinsip tata kelola pemerintahan,” ujar Ning Ita.

Pemerintah juga menyoroti sektor perdagangan, sektor jasa, dan penyewaan aset milik daerah sebagai sumber pendapatan yang mampu memperkuat keuangan daerah. Optimalisasi sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan fiskal daerah.

“Kami menjamin kemudahan berusaha dan berinvestasi. Pemerintah akan mengkaji ulang berbagai regulasi yang terlalu rumit dan segera melakukan revisi. Kami juga menyediakan tenaga pendamping profesional demi menarik investasi sebanyak mungkin ke Kota Mojokerto. Dengan investasi yang besar, pembangunan akan berjalan pesat dan berdampak langsung pada kemajuan daerah,” ungkapnya.

Pemerintah menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan Kota Mojokerto yang lebih maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan. Visi tersebut diharapkan mampu memberi manfaat bagi seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah Kota Mojokerto. (Ezra)

Responsive Images

You cannot copy content of this page