Deklarasi Idola Rakyat untuk Pilkada Mojokerto, Ternyata Pihak Ikfina 3 Kali Lamar Gus Dulloh

Avatar of Redaksi
Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh saat deklarasi pasangan Idola Rakyat
Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh saat deklarasi Idola Rakyat sebagai calon bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto Pilkada 2024, Rabu (5/6/2024). (Alief Wahdana/kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Ikfina Fahmawati – Sa’dulloh Syarofi atau Gus Dulloh secara resmi deklarasi berpasangan untuk running pada Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024. Deklarasi dilaksanakan di Rumah Budaya Selo Adji Watesumpak Trowulan Rabu (5/6/2024).

Pasangan Cabup-Cawabup Ikfina dan Gus Dulloh ini Deklarasi resmi untuk running Pilkada 2024 Kabupaten Mojokerto sejalan setelah mendapat Surat Rekomendasi dari DPP PKB dengan Nomor Surat 29668/DPP/10/Vl/2024 tertanggal surat 3 Juni 2024 yang ditandatangani oleh Muhammad Hasanuddin Wahid Sekjen DPP PKB dan Muhaimin Iskandar Ketua Umum DPP PKB.

Ikfina Fahmawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya running kembali berpasangan dengan Gus Dulloh ini atas perintah Jakfaril yakni mertuanya. Ia mengaku tidak akan berani kembali running apabila belum diperintah mertuanya.

“Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Abah Jakfaril beserta Ibu, apabila bukan karena beliau saya tidak akan bisa menjadi Bupati Mojokerto 2020 sampai saat ini, peran beliau sangat besar dan semua yang dicurahkan untuk proses saya terpilih menjadi Bupati Mojokerto periode kemarin tak pernah berharap untuk kembali,” jelasnya.

Masih lanjut Ikfina mengatakan atas dasar itulah ia berkomitmen kepada masyarakat kabupaten Mojokerto untuk mengabdikan diri mulai pikiran, tenaga, waktunya. Menurutnya dedikasi itu semua semata-mata agar menjadi nilai ibadahnya kepada Allah SWT.

“Terima kasih juga saya ucapkan sebanyak-banyaknya kepada Gus Dulloh beserta Abah Kyai Chusaini Ilyas yang sudah merestui kami untuk maju berpasangan di Pilkada 2024 ini, karena saya tidak mungkin bisa bergerak dan berjalan sendiri dalam pengabdian saya untuk masyarakat,” ucapnya.

Sosok Bupati Mojokerto perempuan pertama melanjutkan harapannya ke depan apabila terpilih kembali memimpin Kabupaten Mojokerto, ia akan menyelesaikan program-program yang masih belum tuntas sekarang akan bagi tugas dengan dibantu Gus Dulloh sebagai Wakilnya dan juga akan didukung PKB.

“Setelah ini semoga partai-partai lainnya yang bersedia berjuang bersama kami juga ikut memberikan rekomnya kepada kami, kalau bukan kita cucu-cucu asli keturunan Majapahit, siapa lagi yang akan bersama-sama berjuang untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat Kabupaten Mojokerto, mohon doa restunya untuk kami agar bisa melanjutkan dan menyelesaikan program yang belum tuntas,” harapnya.

Ikfina dan Gus Dulloh menerima surat rekom dari DPP PKB. (Alief Wahdana/kabarterdepan.com)
Ikfina dan Gus Dulloh menerima surat rekom dari DPP PKB. (Alief Wahdana/kabarterdepan.com)

Dalam kesempatan selanjutnya Gus Dulloh menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegigihan pihak keluarga Abah Jakfaril yang tak pernah surut percaya kepadanya, sudah 3 kali meminta untuk mendampingi sebagai calon Wakil Bupati lewat KH. Chusaini Ilyas sebagai sesepuhnya, akhirnya atas kehendak Allah SWT pihaknya bersedia mendampingi.

“Saya ucapkan banyak terima kasih, karena atas keputusan ini semoga menjadi ruang pembelajaran baru untuk saya, maka ijinkan saya berjuang mendampingi Bu Ikfina untuk melihat Mojokerto lebih maju dan lebih sejahtera,” ucapnya.

Selanjutnya, Gus Dulloh mengaku jika dunia politik merupakan hal baru baginya. Lantaran sebelumnya minat terjun ke politik sudah luntur dan ia berkeyakinan kalau politik adalah bukan passionnya.

Gus Dulloh juga mengatakan jika dirinya menghindari konflik. Oleh karena itu, ia mewanti-wanti kepada para pendukungnya agar tidak melakukan black campaign nanti.

“Kenapa harus ada caci maki kalau bisa diselesaikan bersama dengan ngopi-ngopi, semua yang akan maju dalam kontestasi Pilkada ini merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya. (Alief)

Responsive Images

You cannot copy content of this page