
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mojokerto berhasil mengevakuasi mainan anak yang terjepit di jari siswi TK warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Selasa (16/9/2025) pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Mojokerto, Ganesh Pressiatantra, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menceritakan, pihak sekolah sebenarnya sempat mencoba menolong, namun berbagai upaya tidak berhasil hingga akhirnya membawa sang anak ke kantor BPBD.
“Anak TK di salah satu dari Kecamatan Prajurit Kulon datang bersama siswa didampingi guru ternyata tangannya terjepit mainan yang ada di sekolah,” ungkapnya, Rabu (17/9/2025) sore.
Ganesh menjelaskan, kejadian bermula saat jam istirahat ketika anak-anak bermain di halaman sekolah. Tanpa diduga, salah satu mainan justru menyangkut di jari seorang siswa hingga sulit dilepaskan.
“Jadi, mungkin namanya anak-anak waktu istirahat bermain, tanpa sengaja bisa masuk ke jarinya dan tidak bisa keluar,” jelasnya.
Menurutnya, para guru sudah berusaha melepaskan mainan dengan cara sederhana, termasuk melumasi menggunakan minyak. Sayangnya, upaya itu gagal hingga akhirnya memutuskan meminta bantuan petugas Damkar.
“Pihak sekolah sudah berupaya memberikan minyak atau sejenisnya tapi tidak bisa sehingga kami melakukan evakuasi,” tambah Ganesh.
Setibanya di kantor BPBD, tim pemadam kebakaran segera melakukan tindakan. Berbekal peralatan khusus dan pengalaman lapangan, petugas berhasil melepaskan mainan yang menjepit jari sang anak hanya dalam waktu singkat.
“Akhirnya datang kemari, Alhamdulillah berkat pelayanan dari petugas kami berpengalaman tidak membutuhkan waktu yang lama bisa segera terselesaikan,” ujarnya.
Ganesh menuturkan, proses evakuasi mainan tersebut hanya berlangsung sekitar 15 menit. Namun, tantangan terbesar justru menenangkan sang anak agar tidak panik maupun trauma.
“Kurang lebih 15 menit. Malah yang lebih lama kita menenangkan si adiknya itu bagaimana tidak ada trauma,” pungkasnya.
