Cegah Stunting, Bupati Mojokerto Terus Galakkan Program Sehati dan Sejoli

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 06 26 at 4.50.40 PM
Program SEHATI dan SEJOLI (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menggalakkan program Selasa Sehat Turunkan Stunting, AKB, dan AKI (SEHATI) dan Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri (SEJOLI) di Pendapa Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Selasa (25/6/2024) sore.

Berlangsungnya program SEHATI dan SEJOLI ini, untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas serta menurunkan angka stunting di Bumi Majapahit.

Pelaksanaan program yang menyasar para ibu hamil dan lansia tersebut, Bupati Ikfina juga menyerahkan alat Antropometri kepada Kepala Desa Ngrowo Siti Maidah yang didampingi jajaran Forkopimca Bangsal.

Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengungkapkan, penyebab utama terjadinya bayi stunting yaitu kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, sehingga dapat menyebabkan pertumbuhan otak bayi mengalami penurunan.

“Kalau anak balita ini stunting maka kecerdasan anaknya akan 20% di bawah standar. Karena proses pembentukan otaknya ini sampai usia 5 tahun. Jadi kita harus menjaga anak kita sampai usia tersebut,” ucapnya.

Bupati Ikfina juga menjelaskan, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya lahir bayi stunting ialah menjaga dan mencukupi gizi ibu selama mengandung.

Selain itu, memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan kepada bayi yang baru lahir juga dapat mencegah terjadinya penyakit, mendukung perkembangan otak serta fisik, meningkatkan sistem imun, serta mengurangi risiko alergi dan penyakit kronis.

“Pada saat sudah melahirkan, anak juga harus mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan, jadi tidak boleh dicampuri makanan maupun minuman apa pun. Kemudian diberi makanan pendamping ASI, jadi ASI diberikan dan diberi makanan pendamping ASI sampai umur 2 tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut, terkait makanan pendamping ASI, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto mengatakan, sebagai orang tua harus memberikan makanan yang kaya akan protein dan zat pembangun untuk mencegah terjadinya bayi stunting.

“Zat pembangun ini salah satu dari telur, ayam, ikan, daging, dan susu,” ucapnya.

Sementara itu, terkait SEJOLI Bupati Ikfina juga meminta kepada seluruh lansia untuk selalu menjaga kesehatannya dan rutin untuk memeriksa kesehatannya.

“Saya minta tolong dijaga kesehatannya, dan yang penting mandiri, ke mana-mana itu bisa sendiri. Jangan lupa rutin periksa nanti ya, yang penting itu sehat dan mandiri,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page