Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Ditresnarkoba Polda Jatim Gelar Sosialisasi

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 05 22 at 11.34.41 AM
Ditresnarkoba mengadakan roadshow sosialisasi (Humas Polda Jatim)

Gresik, Kabarterdepan.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berupaya untuk mencegah generasi penerus bangsa terjebak dalam lingkaran arkoba. Kali ini, dilaksanakan roadshow sosialisasi di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro Gresik, Selasa (21/5/2024).

Kali ini, Ditresnarkoba menggandeng Forkopimda Kabupaten Gresik dan mengundang pelajar dari berbagai sekolah di 10 kabupaten dan kota yang bertujuan Sosialisasi Membangun Daya Cegah dan Daya Tangkal Penyalahgunaan Narkotika.

Adapun pelajar yang hadir dari Surabaya sebanyak 58 sekolah, Gresik 30 sekolah, Lamongan 35 sekolah, Tuban 28 sekolah, Bojonegoro 22 sekolah, Bangkalan 21 sekolah, Sampang 19 sekolah, Pamekasan 19 sekolah, dan Sumenep 18 sekolah. Dari jumlah keseluruhan 250 sekolah tersebut sedikitnya 500 pelajar dan 250 guru pendamping yang hadir.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) pada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Dacosta mengatakan, road show dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda ini sebelumnya juga sudah dilaksanakan di beberapa wilayah di Jawa Timur.

“Sosialisasi ini merupakan upaya Polda Jatim untuk menciptakan generasi bangsa yang bersih dari narkoba, terutama bagi para pelajar,” kata Kombes Pol Robert, Selasa (21/5/2024).

Apalagi anak-anak yang masih sekolah, lanjut Kombes Pol Robert, saat ini sering menjadi sasaran para bandar narkoba karena mereka mudah dipengaruhi. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Di dalam sosialisasi tersebut narasumber juga menyampaikan bagaimana para Bandar membujuk generasi muda untuk terjerumus kedalam jurang peredaran narkoba. Dengan sosialisasi para pelajar dan guru bisa mengetahui cara Bandar membujuk dan merayu untuk memakai narkoba.

“Dengan mengetahui cara licik para bandar narkoba ini,kita harapkan anak-anak kita bisa melakukan pencegahan dan tidak sampai salah jalan,” ujar Kombes Pol Robert.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengucapkan terima kasih kepada Polda Jatim dan Polres Gresik, sebab Polri telah menjadikan kabupaten Gresik sebagai tuan rumah sosialisasi ini.

“Artinya kita masih diberi perhatian oleh Polri dalam hal ini Polda Jatim dan Polres Gresik agar menjadi kota bebas dari narkoba,” kata Bupati Gresik.

Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Polres Gresik dan BNN Kabupaten Gresik untuk melakukan tes urine secara berkala terutama di lingkungan pemerintahan dan kalangan pelajar SMA.

Sosok yang akrab disapa Gus Yani menambahkan, hal ini adalah dalam rangka komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memerangi Narkoba sehingga Gresik bisa bersih dari peredaran Narkoba.

“Kita akan mulai dari lingkungan pemerintahan Kabupaten Gresik untuk itu kita sudah melakukan kerjasama dengan pihak Polres dan BNN Kabupaten Gresik untuk melakukan tes urine secara berkala,” ungkap Gus Yani.

Kepada ratusan pelajar yang hadir Gus Yani juga berpesan tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Menurutnya, ketika ingin menjadi orang yang sukses jangan pernah mencoba narkoba dengan alasan apapun.

“Kita tadi juga menyampaikan boleh nakal tapi jangan sampai salah jalan, untuk itu Stop narkoba tanpa negoisasi apapun karena narkoba tentu bisa menjadi penghalang bagi generasi bangsa,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page