Bupati Jember Launching Program Gus’e Peduli Kesehatan Secara During dan Luring

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250707 213448
Launching Gus’e Peduli Kesehatan di Jember. (Lana Rumanta/kabarterdepan)

Jember, kabarterdepan.com– Kesehatan masyarakat untuk warga Jember menjadi perhatian Gus Bupati Fawait dalam upaya untuk meningkat derajat kesehatan. Masih tingginya stunting di Jember dan kemiskinan ekstrem menjadi PR bagi Bupati Jember yang baru menjabat 6 bulan.

Oleh sebab itu Bupati Fawait melauncing ” Gus’e Peduli Kesehatan”, Minggu (6/7/2025). Kegiatan ini diawali bakti sosial pelayanan kesehatan gratis yang dilaunching serentak di tiga rumah sakit daerah, RSD Dr Soebandi, RSD Kalisat dan RSD Balung secara during dan luring.

Tiga rumah sakit milik Pemkab Jember yang meliputi RSD dr. Soebandi, RSD Kalisat, dan RSD Balung itu menjadi titik awal pelaksanaan kegiatan pertama yaitu Khitanan Masal. Masing-masing rumah sakit disambut antusias oleh warga.

Di RSD dr. Soebandi, sebanyak 60 anak tercatat mengikuti khitanan gratis. Selanjutnya di RSD Kalisat, peserta mencapai 65 orang. Sementara di RSD Balung, jumlah warga yang datang mencapai 60 orang. Total ada sebanyak 190 warga hadir.

“Target kami 200 peserta,” kata Plt Direktur RSD dr Nyoman Sumitha.

Pihaknya menegaskan untuk layanan medis tanpa dipungut biaya sepeser termasuk khitanan masal, operasi bibir sumbing dan katarak serta
pelayanan kontrasepsi jangka panjang (MOW/MOP)

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Ahmad Helmi Luqman, menyebutkan bahwa empat pelayanan kesehatan yang akan digelar secara gratis meliputi. Khitanan massal dilaksanakan secara serentak di tiga rumah sakit daerah mulai 6 Juli 2025. Operasi katarak dijadwalkan pada 31 Juli 2025 di RSD dr Soebandi dan RSD Kalisat.

Selanjutnya, operasi bibir sumbing akan berlangsung pada 23 Agustus 2025. Serta pelayanan kontrasepsi jangka panjang (MOW/MOP) akan digelar pada 19–20 September 2025 di RSD Balung.

Mereka yang ingin mendaftar cukup datang ke puskesmas terdekat. Semua gratis, tanpa syarat rumit.

“Kami pastikan bahwa layanan kesehatan bukan hanya milik mereka yang mampu, tapi hak seluruh rakyat Jember,” ujar Helmi.

Program Gus’e Peduli Kesehatan ini juga menjadi penguat dari layanan UHC yang sudah berjalan sejak 901 April 2025. Dalam UHC, seluruh warga Jember yang belum memiliki jaminan kesehatan dari BPJS, TNI/Polri, maupun swasta, secara otomatis ditanggung iurannya oleh Pemkab Jember melalui skema PBI daerah.

Bagi Bupati Jember Gus Fawait, berpesan kepada perugas medis di 3 rumah sakit daerah untuk melayani pasien yang berobat dengan baik .persoalan Administrasi menyusul , yang terpenting ada pasien datang harus tettangani lebih awal

“Keberpihakan kepada wong cilik bukan sekadar janji kampanye, tapi diwujudkan dalam program-program riil yang menyentuh langsung masyarakat dalam bentuk Gus’e Peduli Kesehatan sebagai upaya untuk menekan angka stunting di Jember super tim kita harus solid di semua lintas OPD,” tutupnya. (Lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page