
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur selama periode 23-29 Desember 2024. Bencana ini meliputi hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung hingga hujan es.
Dalam siaran pers yang dirilis BMKG Juanda, Selasa (24/12/2024), beberapa wilayah di Jawa Timur diprediksi mengalami cuaca ekstrem meliputi Kab. Bojonegoro, Kab. Tuban, Kab. Ngawi, Kab. Magetan, Kab. Ponorogo, Kab. Pacitan, Kota dan Kab. Madiun, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung, Kab. Nganjuk, Kota dan Kab. Kediri, Kab. Jombang, Kab. Lamongan, Kota dan Kab. Blitar, Kota dan Kab. Mojokerto, Kab. Gresik, Kota Batu, Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kota dan Kab. Pasuruan, Kota dan Kab. Malang, Kab. Lumajang, Kota dan Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bondowoso, Kab. Jember, Kab. Banyuwangi, Kab. Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan dan Kab. Sumenep.
Faktor penyebab dari cuaca ekstrem di antaranya:
1. Sebagian wilayah Jawa Timur memasuki puncak musim hujan.
2. Melintasnya fenomena gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby.
3. Adanya massa udara dingin yang menyeruak dari Asia.
BMKG Juanda juga mengimbau masyarakat khususnya di daerah dengan topografi curam seperti perbukitan dan pegunungan untuk waspada terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, serta jarak pandang yang terbatas. Selain itu, instansi terkait diharapkan mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan dampak yang mungkin terjadi. (Riris*)
