BAZNAS Catat Peningkatan Zakat, Presiden Prabowo Serukan Dukungan Lebih Besar

Avatar of Redaksi
SmartSelect 20250327 214108 YouTube
Presiden Prabowo saat menunaikan kewajiban zakat kepada BAZNAS. (Sekretariat Presiden / Kabarterdepan.com)

Nasional, Kabarterdepan.comPresiden Prabowo Subianto menghadiri acara penyerahan zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai wujud nyata komitmen Presiden dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional dan transparan guna memberdayakan masyarakat serta mengurangi kemiskinan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, serta sejumlah direktur utama BUMN yang turut menyerahkan zakat mereka kepada BAZNAS.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Noor Achmad memaparkan capaian serta peran strategis lembaganya dalam mendistribusikan zakat kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa penerimaan zakat di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

“Pada tahun 2021, pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah mencapai Rp14 triliun, meningkat menjadi Rp22,4 triliun di tahun 2022, Rp32,3 triliun pada 2023, dan Rp40,4 triliun di tahun 2024. Untuk tahun 2025, target kami adalah Rp50 triliun,” ujarnya.

Sementara itu, pengumpulan zakat oleh BAZNAS pusat juga menunjukkan tren positif. Pada 2021, jumlahnya mencapai Rp517 miliar, naik menjadi Rp634 miliar pada 2022, Rp882 miliar di 2023, dan Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target 2025 sebesar Rp1,35 triliun.

Dari sisi penyaluran, zakat yang telah didistribusikan juga terus meningkat. Tahun 2021, jumlah penyaluran mencapai Rp14,04 triliun, naik menjadi Rp21,6 triliun pada 2022, Rp31,2 triliun di 2023, dan Rp39,5 triliun pada 2024. BAZNAS RI (pusat) sendiri telah menyalurkan Rp501 miliar pada 2021, Rp756 miliar pada 2022, Rp675 miliar di 2023, dan Rp1,07 triliun di tahun 2024.

Ketua BAZNAS menegaskan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan selalu menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama. Sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam pemberdayaan umat, bantuan zakat diserahkan kepada lima perwakilan penerima manfaat dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan gotong royong.

“Berzakat adalah cara kita berbagi, menolong kaum duafa, dan meringankan beban mereka. Ini juga menjadi bentuk upaya mengurangi ketimpangan sosial serta pemerataan kesejahteraan. Semoga zakat yang kita keluarkan menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Presiden.

Presiden juga mengapresiasi peran BAZNAS, baik di dalam maupun luar negeri, serta mengajak seluruh pihak untuk memperkuat lembaga ini.

“Terima kasih kepada BAZNAS. Mari kita bekerja bersama untuk memperkuat peran BAZNAS di berbagai bidang. Saya berharap para menteri yang berwenang dapat mencari cara agar kita bisa memberikan lebih banyak dukungan kepada BAZNAS,” tambahnya.

Presiden Prabowo secara langsung menyerahkan zakatnya kepada BAZNAS, memberikan contoh bagi umat Muslim, khususnya para pejabat negara, untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page