
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Banjir order, Stand Kota Mojokerto berhasil meraih omset hingga Rp 207 Juta di Pameran Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan.
Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro mengatakan, Booth Pameran Apeksi 2024 tetap menonjolkan tema Spirit of Majapahit.
“Dengan mengangkat produk-produk UMKM dari tanah Majapahit antara lain Alas Kaki, Kerajinan Tangan, Makanan dan Minuman, serta Batik diharapkan bisa semakin memperkenalkan produk unggulan dari Kota Mojokerto di kancah Nasional,” ungkap Mas Pj, sapaan akrab Moh Ali Kuncoro.
Sementara itu, Kadiskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, pihaknya bersyukur karena standnya banyak dikunjungi peserta Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas APEKSI) 2024 ini.

“Alhamdulillah, dalam 3 hari hingga sore ini, kami berhasil meraih omset sebesar Rp 207 Juta. Omset tersebut berasal dari penjualan saat APEKSI XVII dan deal pesanan di lokasi,” ungkap Ani Wijaya.
Lebih lanjut, Ani Wijaya menuturkan, penjualan Stand Kota Mojokerto meliputi, sepatu, sandal, cinderamata, tas, dompet, jajanan seperti makanan ringan dan Onde-onde.
“Omset terbesar saat pameran ini adalah saat deal pesanan di lokasi, khususnya untuk cinderamata berbahan resin dan alas kaki,” tukasnya.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI), Ir Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII Tahun 2024 di Balikpapan Sport and Convention Center, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (4/6/2024).
Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi tantangan di mana pada tahun 2045 mendatang 70 persen penduduk Indonesia diprediksi akan tinggal di perkotaan.
“Sudah sering saya sampaikan bahwa di tahun 2045, 70 persen penduduk kita ini akan ada di perkotaan. Kalau dunia di tahun 2050? 80 persen penduduk dunia akan di perkotaan. Apa yang akan terjadi? Beban kota akan menjadi sangat berat,” ujar Presiden Jokowi.
Menurut Presiden, rencana kota yang detail untuk setiap kota di Indonesia penting dilakukan. Hal tersebut agar fenomena seperti di Eropa atau Amerika, di mana kota-kota menjadi mencekam akibat tingginya tingkat pengangguran dan jumlah orang yang menjadi tunawisma, tidak terjadi di Indonesia.
“Kita tidak ingin itu terjadi di negara kita Indonesia,” ungkap Presiden.
Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah ingin menjadikan kota-kota di Indonesia sebagai kota masa depan yang nyaman, layak huni, dan dicintai oleh penduduknya. Namun, Presiden mengingatkan bahwa tantangan besar seperti kemacetan sudah mulai dirasakan di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Balikpapan, Surabaya, Bandung, dan Medan.
Oleh sebab itu, Presiden turut menekankan pentingnya mempersiapkan transportasi massal di setiap kota di Indonesia. Presiden Jokowi menyebut bahwa saat ini terdapat alternatif pembangunan transportasi massal, salah satunya adalah ART (autonomous rapid transit).
“Tidak pakai rel, pakai magnet. Bisa 3 gerbong, 2 gerbong, 3 gerbong atau 1 gerbong ya ini jauh lebih murah. Nanti kalau ada yang APBD-nya memiliki kemampuan tolong berhubungan dengan Pak Menteri Perhubungan. Bisa bagi-bagi 50-50, APBD 50 persen, APBN 50 persen misalnya,” ucap Presiden
Di sisi lain, Presiden Jokowi juga menekankan bahwa kota masa depan bukanlah sekadar kota modern dengan gedung pencakar langit yang tinggi, melainkan kota yang ramah terhadap pejalan kaki, penyandang disabilitas, pesepeda, dan lingkungan. Selain itu, penghijauan kota turut menjadi salah satu fokus utama untuk menciptakan kota yang sejuk dan nyaman.
“Sekali lagi kota masa depan yang diidamkan adalah kota yang green city, yang smart city, yang creativite city, yang liveable dan lovable,” tutur Presiden.
Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, dan Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi.
Perlu diketahui, pembukaan Indonesia City Expo 2024 ini dilaksanakan di Area Done BSCC, Balikpapan yang juga sebagai rangkaian acara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas APEKSI) ke XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan, 1-6 Juni 2024.
