Angka Stunting di Grobogan Ditarget Turun hingga 14 Persen

Avatar of Redaksi
Angka Stunting di Grobogan
Rembuk stunting 2024 di gedung Riptaloka Setda Grobogan. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan,kabarterdepan.com – Angka Stunting di Grobogan diharapkan semakin menurun hingga 14 persen di Tahun 2024.

Hal itu, disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting atau TPPS dalam rembuk Stunting tingkat kabupaten Grobogan dengan tema ‘Percepatan penurunan stunting berbasis Desa’ yang di gelar di gedung Riptaloka Setda Grobogan, Senin (27/5/2024) siang

Penurunan angka Stunting diharapkan oleh Bupati Sri Sumarni sebagai bagian dari upaya bersama peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.

“Permasalahan Stunting masih menjadi isu global dan nasional yang harus diselesaikan oleh Pemerintah, termasuk Pemerintah Kabupaten Grobogan,” ujar Sri Sumarni dalam sambutanya.

Menurutnya, Stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Sehingga, anak stunting memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya.

“Permasalahan stunting bukan hanya berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia, tetapi juga berhubungan erat dengan isu kemiskinan maupun kemiskinan ekstrem,” ucapnya.

Angka Stunting di Grobogan 9,60%

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021. Dalam paparannya, angka stunting Kabupaten Grobogan sebesar 9,60 persen1https://bappeda.grobogan.go.id/images/Publikasi_Tk_Kab.pdf, merupakan terendah di Jawa Tengah.

“Grobogan termasuk salah satu dari 2 Kabupaten Kota terendah di tingkat nasional, di bawah 10 persen,” kata Sri Sumarni.

Namun, pada tahun 2022 angka stunting mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 19,30 persen. Serta, di tahun 2023, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia2https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/ (SKI) meningkat menjadi 20,20 persen.

Menurutnya angka tersebut masih di bawah angka prevalensi nasional tahun 2023 yang berada di angka 21,5 persen.

“Tentunya kondisi ini menjadi bahan evaluasi dan PR kita bersama, untuk mengejar target nasional maupun daerah dalam RPJMD Tahun 2021-2026, sebesar 14 persen di tahun 2024,” harapnya.

Perlu kolaborasi, sinergi dan kerja keras, kata Sri Sumarni dalam melakukan percepatan penurunan stunting, melibatkan kerja sama multisektor dan seluruh pemangku kepentingan di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

“Gerakan Cegah Stunting ‘Geceg Stunting’ sebagai program unggulan RPJMD, menjadi wadah berbagai bentuk upaya intervensi penurunan stunting tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Grobogan juga menceritakan pada tahun 2022 yang lalu, sudah terbentuk TPPS di tingkat Kabupaten, Kecamatan, sampai dengan desa/kelurahan.

“TPPS diharapkan dapat berperan optimal secara berkelanjutan dalam mengkoordinasi-kan, menggerakkan, mensinergiskan seluruh pihak melalui kegiatan nyata, dalam menjawab tantangan penurunan stunting,” harapnya.

Menurutnya, pada tahun 2022 sudah ada komitmen bersama seluruh pihak, antara lain dalam melakukan pendampingan dan pemeriksaan kesehatan tiga bulan pra nikah sebagai upaya pencegahan Stunting.

Sementara pada tahun 2023, kata Sri Sumarni telah meluncurkan program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), melalui TPPS bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Grobogan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dalam penanganan masalah gizi melalui pemberian makanan sehat yang difokuskan bagi anak stunting berusia 0 hingga 59 bulan

“Mari kita tindak lanjuti dengan aksi nyata, jangan hanya berhenti sebatas komitmen semata,” imbuhnya.

Bupati Grobogan juga menambahkan, dalam upaya percepatan penurunan stunting, harus berkelanjutan, mulai perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring evaluasi dan publikasi.

“Selain itu, sumber penganggaran program atau kegiatan harus diperluas termasuk melalui APBDes dan CSR perusahaan,” tambahnya.(kin)

Sumber Berita :

  • 1
    https://bappeda.grobogan.go.id/images/Publikasi_Tk_Kab.pdf
  • 2
    https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Responsive Images

You cannot copy content of this page