Gubernur Khofifah: Tim DVI Polda Jatim Bekerja 24 Jam Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny

Gubernur Khofifah berbincang dengan Tim DVI Polda Jatim. (Husni Habib/ Kabarterdepan.com)
Gubernur Khofifah berbincang dengan Tim DVI Polda Jatim. (Husni Habib/ Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kerja keras tim DVI Polda Jatim yang terus bekerja tanpa henti untuk mengidentifikasi korban runtuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Tragedi memilukan yang terjadi di Ponpes Al Khoziny menjadi perhatian banyak pihak khususnya pemerintah. Hal ini tidak lepas karena banyaknya korban yang berjatuhan.

“Jadi ini kerja tim dari DVI Polda Jatim baik anti-mortem maupun post-mortem luar biasa cepatnya, bahkan proaktif,” jelas Gubernur Khofifah saat mengunjungi Rumah Sakit Bhayangkara, Senin, (6/10/2025).

Apresiasi Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah menambahkan pihaknya bersyukur pada hari ini Senin (6/10/2025), Tim DVI Polda Jatim berhasil mengidentifikasi 7 korban Ponpes Al Khoziny. Capaian ini merupakan bentuk sinergi luar biasa dari berbagai rumah sakit, para ahli, dokter dan juga ahli forensik.

“Hari ini kita bersyukur ada tujuh korban yang sudah teridentifikasi. Kemarin ada dua, dan dua hari lalu ada tiga ya. Jadi ada dua belas yang sudah bisa diidentifikasi tim DVI Polda Jatim,” tambahnya.

Harapan Gubernur Khofifah

Proses identifikasi sendiri masih belum selesai, tim DVI Polda Jatim terus bekerja 24 jam dengan berbagai sumber daya yang dimiliki. Tim DVI Polda Jatim bekerja dengan hormat, profesional dan terukur agar dapat mengidentifikasi semua korban sehingga dapat diserahkan secepatnya kepada keluarga.

“Mudah-mudahan timnya kuat gitu, karena bekerjanya 24 jam, maka harus ada shifting memang. Bahkan hari ini juga mengubatkan dari tim DVI dari daerah lainnya. Jadi mereka bekerja full team, bekerja profesional, bekerja terukur,” paparnya.

Khofifah juga berharap semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Khofifah mengajak semua masyarakat untuk mendoakan para korban Ponpes Al Khoziny agar mendapatkan tempat yang layak di sisi tuhan.

“Mereka bahagia di sisi Allah dan semua dipanggil dalam keadaan mati syahid. Karena mereka sedang mencari ilmu dan mereka sedang menjalankan ibadah sholat,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page