Bupati Jember Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan-Infalasi Terkendali

Avatar of Redaksi
IMG 20250918 WA0015
Konferensi pers penurunan angka kemiskinan di Jember. (Lana Rumanta/kabarterdepan.com)

Jember, kabarterdepan.com- 
Plt Dinas Kominfo Jember Regar Jeane Dealen Nangka, menggelar konferensi pers di lantai satu Kantor Pemda Jember, Rabu (17/9/2025) malam. Turut hadir Plt Kepala dinas Perhubungan Gatot Triyono.

Regar menyampaikan, berdasarkan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, jumlah penduduk miskin di Jember turun. Sebelumnya angka kemiskinan mencapai 224.077 jiwa, kini berkurang menjadi 216.076 jiwa.

“Jika dihitung secara persentase, tingkat kemiskinan di Jember ada penurunan turun dari 9,01 persen pada tahun 2024 menjadi 8,67 persen di tahun 2025. Angka Penurunan ini merupakan capaian terendah dalam 10 tahun terakhir,” kata Regar.

Selain itu, inflasi yang terjadi di Jember bulan Agustus 2025. kondisi inflasi di Jember juga menunjukkan tren positif mencatat deflasi sebesar 0,04 persen. Dibandingkan Juli 2025 sempat naik hingga 0,34 persen. Secara tahunan, inflasi berada di angka 2,06 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Jawa Timur.

keberhasilan penurunan angka kemisinan di Jember ini tidak lepas dari berbagai program pemerintah daerah yang digerakkan selama masa kepemimpinan Gus Bupati Fawait seperti Program padat karya, pemberdayaan UMKM, pemulihan pasar tradisional, hingga kebangkitan sektor unggulan seperti kopi, tembakau, dan kakao menjadi pilar utama penggerak ekonomi lokal.

“Semua data ini dihitung akurat oleh BPS Jember. Kami bersyukur, dalam tujuh bulan Gus Bupati bersama jajaran mampu menurunkan kemiskinan sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali,” lanjutnya..

Selain itu Regar juga menyampaikan pesan Gus Bupati Fawait agar capaian ini tidak berhenti pada angka statistik semata, melainkan berlanjut pada pemerataan kesejahteraan.

“Tantangan utama ke depan adalah menjaga konsistensi penurunan kemiskinan sekaligus mengurangi kesenjangan pendapatan. Untuk itu, pemerintah akan terus fokus meningkatkan produktivitas pertanian dan memperluas akses usaha kecil,” ujarnya.

Selain fokus pada ekonomi, Pemkab Jember turut memprioritaskan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur desa. Program beasiswa serta Universal Health Coverage (UHC) juga diperkuat untuk menjamin akses layanan dasar bagi seluruh masyarakat Jember dalam mewujudkan visi “Jember Baru, Jember Maju” yang berfokus pada masyarakat sejahtera dan pengurangan angka kemiskinan secara berkelanjutan. (Lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page