
Probolinggo, Kabarterdepan.com – Kecelakaan maut yang membawa rombongan karyawan RS Bina Sehat (RSBS) terjadi di jalur wisata Bromo, tepatnya di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025) siang.
Sebuah bus pariwisata Hino bernopol P-7221-UG yang membawa sebanyak 52 penumpang mengalami rem blong saat melaju di jalan menurun dan menikung, hingga menabrak pembatas jalan (guardrail) dan sebuah sepeda motor.
Kronologi
Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira, membenarkan insiden ini. Bus dikemudikan oleh Al Bahri (60), warga Jember, dengan kernet bernama Mergi, membawa rombongan asal Jember menuju kawasan wisata.
Saat melewati jalur menurun dan menikung, bus diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga laju kendaraan tidak terkendali.
“Bus sempat menabrak pembatas jalan di sisi kanan, lalu menghantam sepeda motor N-2856-OE yang dikendarai Abdul Malik, warga Probolinggo. Kecelakaan ini mengakibatkan delapan orang meninggal dunia di lokasi dan puluhan lainnya luka-luka,” terang AKP Safiq.
Daftar Korban
Delapan orang penumpang bus dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian di antaranya:
1. Bela Puteri Kayila Nurjati (10)
2. Hesti Purba Wredhamaya (39)
3. Hendra Pratama (37)
4. Arti Wibowati (34)
5. Wardatus Soleha (35)
6. Aiza Fahrani Agustin (7)
7. Desi Eka Agustin (33)
8. Nasha Azkiya Naygara (14)
Selain korban tewas, sebanyak 44 orang penumpang bus serta pengendara motor mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi dari luka ringan hingga luka berat. Para korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD dr. Saleh, RSU Ar-Rozy, RSU Tongas, Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto.
Beberapa korban luka berat di antaranya adalah:
1. Tri Tokoh Putra (34)
2. Fransiska Retno Suryani (46)
3. Muh. Mandala Surya Fahrezzy (16)
4. Wiwin Yunitaningtiyas (41)
5. Abdul Wafi (40)
6. Moch. Mahardika Zahir Qasthalaniy (12)
7. Al Bahri (60)
8. Mergi
Penyebab
Polisi menduga penyebab utama kecelakaan adalah sistem pengereman bus yang tidak berfungsi normal alias rem blong. Faktor cuaca maupun kondisi jalan dinyatakan tidak berpengaruh, karena saat kejadian kondisi jalan baik dan cuaca cerah.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp30 juta. Sementara itu, proses penyelidikan lebih lanjut terkait kelayakan kendaraan bus tengah dilakukan. (Riris)
