
Surabaya, Kabarterdepan.com – Sebuah video beredar luas di media sosial Facebook, mengeklaim bahwa rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dibakar dan dijarah oleh perusuh pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025. Unggahan ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Namun, setelah dilakukan penelusuran fakta, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Komdigi, bangunan yang dibakar oleh massa tak dikenal bukanlah rumah dinas yang ditempati oleh Emil Dardak, melainkan ruang kerja beliau.
Insiden tersebut terjadi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, di mana para perusuh membakar bangunan yang berada di pintu gerbang sisi barat.
Api tidak hanya merusak ruang kerja Wakil Gubernur, tetapi juga menjalar ke beberapa ruangan lain, termasuk ruang staf Biro Umum Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Hingga saat ini, tidak ada informasi valid yang menunjukkan bahwa rumah dinas yang dihuni oleh Emil Dardak turut menjadi korban dalam kerusuhan yang terjadi pada malam itu.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya sikap kritis masyarakat dalam memilah informasi yang beredar, terutama di platform media sosial.
Verifikasi dari sumber tepercaya menjadi langkah krusial untuk mencegah penyebaran berita palsu (hoaks) yang dapat memicu kepanikan dan perpecahan. (*)
