Membanggakan! Pecatur Tunarungu Asal Sampang Sukses Harumkan Indonesia di Ajang Internasional

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250829 080448
Muhlis (kiri) setelah menerima penghargaan di ajang bergengsi. (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Muhlis, atlet catur tunarungu asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Dalam ajang 2nd SEA Deaf Games 2025 yang digelar di Jakarta, 20–26 Agustus, Muhlis sukses menyumbangkan tiga medali untuk Indonesia.

Sekretaris Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sampang, Thoriqin, membenarkan kabar ini.

“Alhamdulillah, Muhlis mendapat tiga medali. Dua perak dari kategori catur kilat dan catur standar, serta satu perunggu untuk kategori catur beregu,” ucapnya, Senin (25/8/2025).

Pada kategori catur standar tunggal, Muhlis sejatinya tampil gemilang dengan perolehan poin yang sama dengan atlet asal Malaysia, yakni 3,5 poin hasil dari tiga kemenangan dan satu kali remis. Namun, berdasarkan sistem penilaian Swiss Perfect Manager sesuai standar FIDE dan Percasi, medali emas harus jatuh ke tangan Malaysia. Muhlis akhirnya meraih perak dengan sangat terhormat.

Muhlis bukan nama baru di dunia olahraga disabilitas. Ia sebelumnya meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 untuk cabang catur paralympic, serta medali perak kategori perorangan. Ia juga menjuarai seleksi nasional antar Perhimpunan Olahraga Tunarungu Indonesia (PORTURIN) di Surabaya yang mengantarkannya ke ajang internasional ini.

Sejak kecil, Muhlis merupakan pecatur binaan Percasi Sampang. Konsistensi dan ketekunannya membuatnya menjadi langganan juara di berbagai turnamen.

Di balik prestasinya sebagai atlet, Muhlis ternyata juga dikenal sebagai pegawai magang di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, tepatnya di bagian kebersihan.

Kepala DLH, Faisol, menyebut Muhlis sosok yang rendah hati dan penuh semangat.

“Muhlis orangnya humble. Bahkan tadi sebelum mas nya datang saya sempat ngobrol sama dia. Dia cerita sangat bangga bisa ikut event ini. Katanya senang bisa tidur di hotel luas, tidurnya nyenyak, dan kalau mandi nggak perlu gayung karena ada air mancurnya,” tutur Faisol sambil tersenyum.

Faisol menambahkan, DLH turut bangga atas prestasi Muhlis yang mengharumkan nama Kabupaten Sampang bahkan Indonesia.

“Kalau soal bonus dari DLH, ya ada mas, meski nggak sebesar yang dia dapat dari ajang perlombaan. Kami beri ala kadarnya sebagai bentuk apresiasi,” imbuhnya saat di wawancarai kabarterdepan (28/8/2025)

Keberhasilan Muhlis menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dukungan dari keluarga, pelatih, organisasi olahraga, hingga instansi tempatnya magang, membuat langkahnya semakin kuat.

Masyarakat Sampang kini menaruh harapan besar agar Muhlis terus berprestasi dan membawa nama baik Indonesia di level yang lebih tinggi lagi. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page