
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Olahraga biliar yang kerap dipandang negatif akhirnya mendapat sorotan positif. Dua atlet biliar asal Kota Mojokerto, Muhammad Afrizal dan Akbar Adiyatma, berhasil meraih medali emas di ajang Porprov IX Jawa Timur 2025 pada nomor snooker full red double.
Prestasi ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa biliar tidak hanya identik berada di dalam bar atau klub dengan judi, rokok, atau minuman keras.
“Banyak orang tahu sisi biliar identik dengan judi, tapi dengan prestasi yang saya capai ini bisa ngasih tahu orang lain kalau di biliar ini ada prestasi, ada sisi positifnya,” ujar Akbar dalam Podcast Kabar Terdepan, Kamis (7/8/2025).
Senada dengan itu, Afrizal menyebut prestasi yang diraih di Porprov Jatim bisa menjadi pemicu perubahan cara pandang masyarakat terhadap olahraga biliar.
“Sudut pandang biliar kan dari dulu jelek, nah dari prestasi ini bisa merubah perkembangan biliar saat ini,” katanya.
Akbar menambahkan, anak muda tidak perlu ragu menekuni olahraga biliar. Menurutnya, kini sudah banyak rumah biliar yang ramah, bebas rokok, bebas minuman keras, bahkan menyediakan ruang keluarga.
“Sekarang banyak rumah biliar yang no smoking dan nggak jualan miras, bahkan ada VIP untuk keluarga,” ujarnya.
Dari sisi fisik, Akbar juga menilai biliar relatif lebih ringan dibanding olahraga lain.
“Menurut saya, dibanding biliar, olahraga bulu tangkis dan tenis meja lawannya lebih berat,” ungkapnya.
Afrizal pun menyebut biliar sebagai olahraga yang menyenangkan.
“Lebih enjoy aja, teman juga banyak di biliar,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih cabor biliar Kota Mojokerto, Bagus Majoki, berharap prestasi ini menjadi titik balik agar biliar semakin dipandang sebagai olahraga profesional.
“Semoga biliar menjadi olahraga yang tidak dipandang sebelah mata, karena sampai saat ini biliar masih dikategorikan hiburan semata. Padahal, biliar ini sudah mendunia dan berprestasi,” katanya.
Bagus juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan apresiasi lebih kepada para atlet berprestasi.
“Jangan ragu untuk berlatih biliar, karena biliar zaman sekarang bukan biliar zaman dulu lagi. Biliar sekarang adalah olahraga yang berprestasi dan menjanjikan. Semoga rewards untuk atlet nanti juga bisa ditambah,” pungkasnya. (Riris)
