Menko Infra AHY: Pertumbuhan Ekonomi Harus Seimbang dengan Keberlanjutan Lingkungan

Avatar of Redaksi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Konferensi Internasional dwitahunan PYC International Energy Conference 2025.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Konferensi Internasional dwitahunan PYC International Energy Conference 2025. (Humas Polri)

Nasional, Kabarterdepan.com – Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan hidup. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Konferensi Internasional dwitahunan PYC International Energy Conference 2025.

Menurut AHY, Indonesia, dengan populasi yang terus meningkat dan ambisi besar untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, harus mengejar laju pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Ini berkali-kali ditekankan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa pertumbuhan ekonomi kita harus tinggi,” ujar AHY, dilansir pada Senin (25/8/2025).

AHY menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat harus didukung oleh kemandirian pangan dan energi. Ketersediaan dua sektor vital ini menjadi fondasi utama untuk mencapai stabilitas dan kemajuan bangsa.

Namun, AHY juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi. Pertumbuhan ekonomi yang pesat sering kali berbenturan dengan isu keberlanjutan lingkungan. “Pertanyaannya adalah, apakah kita bisa mencapai itu tanpa atau dengan tidak mengorbankan keberlanjutan lingkungan bumi kita?” tuturnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, AHY menekankan perlunya mencari solusi terbaik, salah satunya dengan mengeksplorasi potensi energi baru dan terbarukan. Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan bahwa kemajuan ekonomi tidak merusak ekosistem dan sumber daya alam.

Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa infrastruktur memiliki peran sentral dalam mewujudkan keseimbangan ini. Pembangunan infrastruktur yang tepat tidak hanya mendukung ketahanan energi, tetapi juga berkontribusi pada upaya menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan perlunya sinkronisasi antara energy security dan berbagai inisiatif untuk keberlanjutan.

“Di sinilah forum untuk berdialog, dan sekali lagi saya selaku Menko di bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan ingin memberikan support,” ujar AHY.

Ia menegaskan kembali pentingnya kolaborasi dan dialog untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan upaya-upaya menjaga kelestarian lingkungan, sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai secara holistik dan bertanggung jawab. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page