
Grobogan, kabarterdepan.com – Sudah sepekan lebih berlalu sejak insiden pembacokan terhadap Manik Priyo Prabowo, jurnalis MNC Portal Indonesia. Namun hingga Sabtu (23/8/2025), pelaku penyerangan terhadap wartawan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu masih belum terungkap.
Pihak Polres Grobogan menyatakan telah memeriksa delapan orang saksi yang terdiri dari warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), rekan korban, hingga keluarga. Namun, upaya pengungkapan pelaku menemui hambatan serius.
“Penyelidikan masih berjalan. Minimnya saksi dan kondisi lokasi yang gelap pada saat kejadian menjadi kendala utama,” kata Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Agung Joko Haryono kepada media Jumat (22/8/2025).
Menurutnya, korban diserang saat pulang dini hari dari sebuah kedai menuju rumah kerabatnya di Sugihmanik. Lokasi kejadian berada di jalan sepi dan gelap, hanya sekitar 200 meter dari titik keberangkatannya.
“Petunjuk dari olah TKP masih kami dalami. Saat ini belum ada penetapan tersangka,” imbuh Agung.
Manik diketahui dibuntuti dua orang tak dikenal yang berboncengan dengan sepeda motor. Mereka memepet lalu membacok kepala korban dua kali, bahkan menendangnya hingga tersungkur.
Kakak korban, Felek Wahyu Prabowo, menyebut sempat butuh waktu 10 menit untuk menemukan sang adik setelah dihubungi.
“Waktu itu sudah lemas, hanya bisa terbaring. Saya nggak tahu kondisinya gimana,” ucapnya.
“Korban sempat dirawat di IGD RSUD Sultan Fatah Demak dan kondisi saat ini masih dalam proses pemulihan,” terang Felek.
Peristiwa ini mendapat sorotan tajam dari kalangan jurnalis. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam keras aksi kekerasan terhadap wartawan tersebut dan mendesak aparat menuntaskan kasus ini.(Masrikin)
