Ning Ita Pastikan 1.144 Tenaga Non ASN Kota Mojokerto Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Pesannya

Avatar of Redaksi
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menekankan tekankan integritas dan loyalitas kepada 1.144 Calon PPPK Paruh Waktu di di Hall MPP Gajah Mada, Kamis (21/8/2025) (Kominfo Kota Mojokerto)
Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menekankan tekankan integritas dan loyalitas kepada 1.144 Calon PPPK Paruh Waktu di di Hall MPP Gajah Mada, Kamis (21/8/2025) (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kabar baik datang bagi ribuan tenaga non-ASN di Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang juga akrab disapa Ning Ita, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto telah mengusulkan 1.144 tenaga non-ASN untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ke Kementerian PAN-RB.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ning Ita saat memberikan pengarahan kepada ribuan calon PPPK Paruh Waktu yang sudah diverifikasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), bertempat di Hall MPP Gajah Mada, Kamis (21/8/2025).

Pastikan Hak Pegawai, Tinggal Tunggu NIP PPPK

Dalam arahannya, Ning Ita menyampaikan bahwa dirinya sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) akan memastikan seluruh hak tenaga non-ASN yang diusulkan dapat terpenuhi sesuai regulasi.

“Hari ini saya tegaskan, Pemkot Mojokerto sudah mengusulkan seluruh tenaga non-ASN R3 dan R4 kepada Kementerian PAN-RB. Semoga dalam waktu dekat Nomor Induk PPPK Paruh Waktu bisa segera terbit,” ungkap Ning Ita.

Diketahui sebelumnya, jumlah tenaga non-ASN R3 dan R4 di lingkungan Pemkot Mojokerto tercatat 1.151 orang. Namun setelah diverifikasi BKPSDM, jumlahnya berkurang menjadi 1.144 orang, lantaran 1 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya sudah tidak aktif.

Integritas dan Loyalitas Jadi Kunci

Selain memastikan status kepegawaian, Ning Ita juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan dedikasi penuh dalam melayani masyarakat.

“Jabatan ini bukan hanya soal penghasilan, tapi juga ibadah. Dedikasi dan loyalitas sepenuh hati dibutuhkan untuk melayani masyarakat dan memudahkan urusan orang lain,” tegasnya.

Menurut Ning Ita, seluruh ASN, PPPK, maupun non-ASN adalah satu keluarga besar dalam rumah bersama, yakni Pemkot Mojokerto. Ia juga mengajak semua pihak bekerja profesional untuk mewujudkan program unggulan “Panca Cita” Kota Mojokerto.

“Kebaikan rumah ini adalah kebaikan kita bersama. Mari bekerja profesional demi kemajuan Kota Mojokerto. Semoga pengabdian kita membawa keberkahan,” pungkasnya.

Acara pengarahan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, dan Kepala BKPSDM Kota Mojokerto, Ikkromul Yasak.

Responsive Images

You cannot copy content of this page