
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kota Mojokerto kembali mencatatkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.
Dengan total raihan 213 poin yang diperoleh dari 30 medali emas, 28 medali perak, dan 37 medali perunggu, kontingen Kota Mojokerto berhasil menempati peringkat kesembilan, melesat dari tahun 2023 lalu yang bertengger di peringat 16.
Dari 510 atlet yang dikirim, sebanyak 200 di antaranya berhasil membawa pulang medali, menandai capaian terbaik dalam sejarah keikutsertaan Kota Mojokerto di Porprov.
Ketua KONI Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, menyampaikan rasa syukurnya atas hasil yang diraih para atlet.
“Persiapan kami di Porprov 2025 ini, kami mencanangkan memang harus lebih baik daripada Porprov 2023 dengan kemampuan anggaran yang ada,” ujarnya dalam Podcast Kabar Terdepan, Senin (21/7/2025).
Menurut Santoso, peningkatan prestasi ini tidak lepas dari dukungan anggaran yang juga meningkat signifikan. Jika pada Porprov 2023 KONI menerima Rp4 miliar dengan capaian 123 poin, maka di tahun 2025 anggaran yang dikucurkan mencapai Rp6,5 miliar atau meningkat hampir 70 persen, dan berbuah raihan 213 poin.
Meski begitu, Santoso menilai anggaran tersebut masih terbatas, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana olahraga.
“Saya merapikan dulu pembinaan setiap cabor, kemudian pemetaan, lalu kita evaluasi. Setelah evaluasi saya cari golnya di mana,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan Kota Mojokerto tidak lepas dari peran pembinaan yang konsisten serta dukungan pelatih dan pengurus cabor.
“Supaya bisa semakin naik, di setiap cabor harus ada sumber daya pelatih, kemudian ada pengurus yang betul-betul gila terhadap olahraga,” tegasnya.
Menatap Porprov X Jawa Timur 2027, KONI Kota Mojokerto memasang target lebih tinggi, yakni menembus enam besar dengan perolehan poin di atas 350.
“Saya berharap 50 cabor yang kita bina semua bisa ikut Porprov. Maka saya sekarang sedang menghitung peluang cabor apa yang bisa ditambah dan cabor baru itu bisa mencuri medali,” ujar Santoso optimistis.
Santoso berpesan agar para atlet baik yang telah meraih prestasi maupun yang belum mendapat prestasi agar terus berjuang.
“Kepada atlet yang belum mencapai prestasi, berjuanglah secara terus-menerus, berlatih secara continue, bagaimana kalian bisa menyusul teman-teman yang sudah mendapatkan medali dan reward,” katanya.
Sementara kepada para pelatih, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas.
“Perbaikilah kualitas dengan mengikuti lisensi-lisensi terbaru. Para pelatih juga harus punya motivasi yang kuat, bagaimana bisa mencetak atlet-atletnya untuk bisa berprestasi,” pungkas Santoso. (Riris)
