
Jember, Kabarterdepan.com-Â
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU di Kabupaten Jember, Kamis (31/7/2025).
Turut mendampingi, Bupati Jember Gus Fawait, Dandim 0824 Letkol Arm Indra Andriansyah, Kepala Disperindag Jatim serta sejumlah OPD Pemkab Jember.
Kedatangan Gubernur di SPBU jalan Gajah mada disamhut oleh Heppy Wulansari sekretaris PT perusahaan pertamina Patra Niaga Jakarta dan Gunawan selaku manager SPBU Kaliwates. Gubenur memastikan ketersediaan BBM jenis Pertalit, Pertamax maupun Bio Solar setelah terjadi kelangkaan 3 hari yang lalu di 40 SPBU di Jember hingga menyebabkan antrian panjang warga Jember.
Gubernrr Jawa Timur menjelaskan, kelangkaan BBM selama 3 hari ini disebabkan adanya perbaikan jalan di Area Gumitir sejak 24 Juli 2025. Sehingga Suplai BBM dari Depo Pertamina di Banyuwamgi Truk Tangki pengirim BBM ke Jember harus memutar lewat Situbondo dan ketapang. Kondisi itu diperparah dengan kemacetan panjang sebagai dampak kapal fery penyeberangan ke Bali yang cukup terbatas.
“Sehimgga truk tangki dari PT Pertamina tidak bisa lewat jembatan Besuk yang ada di Bondowso karena beban Jembatan yang hanya bisa dilewati oleh truk tonase 20 ton, sedangkan tonase Truk Tangki pertamina bobotnya sekitar 30 ton,” ujarnya.
“Kami melihat di dua SPBU yang ada di dalam kota Jember hari ini sudah lancar, tidak terjadi seperti 3 hari sebelumnya, oleh sebab itu kami tegaskan kepada warga Jember ketersediaan BBM di Jember kepastian BBM sudah kembali normal,” tandasnya.
Sementara Heppy Wulansari sekretaris PT perusahaan pertamina Patra Niaga Jakarta menjelaskan, akibat penutupan jalan di gumitir dan kemacetan panjang di Ketapang Banyuwangi maka pihaknya melakukan 3 strategi dengan mengalihkan pengiriman BBM dari Surabaya, Malang, Yogjakarta, Boyolali dan emarang.
Pihaknya juga menambah truk tangki pengangkut BBM sebanyak 94 truk setiap hari untuk suport BBM ke Jember dengan kapasitas 40.000 liter.
“Hari ini kami sudah melakukan sidak di sejumlah SPBU baik di kota maupun di sejumlah tempat SPBU di Jember, Alhamdulillah sudah lancar, tidak terjadi antrian. Kami mengimbau masyarakat tidak panik dan jangan lakukan aksi borong pembelian BBM,” pintanya
Pada kesempatan yang sama manager SPBU yang ada di jalan Gajah mada Jember, Gunawan, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur serta Bupati Jember dengan mengambil langkah cepat untuk mengatasi kelangkaan BBM di Jember.
“Kami juga berharap hari-hari berikutnya tidak lagi terjadi antrean, belilah kebutuhan BBM sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Dalam kegiatan sidak tersebut, Gubernur Jawa Timur di SPBU Kakiwates memberikan bantuan sembako kepada 50 Ojek online (ojol) serta pengisian BBM gratis Karena sejak adanya kelangkaan BBM mereka tidak bisa melayani masyarakat dengan maksimal. (Lana)
