Polres Sampang Gelar Operasi Patuh Semeru 2025, Delapan Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Target Prioritas

Avatar of Redaksi
IMG 20250714 WA0043
Kapolres Sampang mengecek kesiapan anggota saat apel pagi (Humas Polres for kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Polres Sampang bersama jajaran dan sejumlah instansi terkait resmi menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini menargetkan delapan jenis pelanggaran lalu lintas sebagai bentuk peningkatan ketertiban dan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya operasi dilaksanakan di halaman Mapolres Sampang pada Senin (14/7/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar serta perwakilan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang.

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang dibacakan Kapolres, disebutkan delapan pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran operasi, yakni:

1. Berboncengan lebih dari satu orang
2. Melebihi batas kecepatan
3. Pengendara di bawah umur
4. Tidak memakai helm SNI
5. Tidak mengenakan sabuk pengaman
6. Menggunakan ponsel saat berkendara
7. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
8. Melawan arus lalu lintas

Usai apel, Kapolres dan jajaran meninjau kesiapan kendaraan dinas yang akan digunakan selama 14 hari operasi berlangsung.

Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Gama Rizaldi, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Semeru ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di bidang lalu lintas dengan pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis.

“Penerapan kegiatan di lapangan akan terdiri dari 25% preemtif, 25% preventif, dan 50% represif, baik secara statis maupun mobile,” ujar Ipda Gama kepada awak media.

Sebanyak 50 personel gabungan diturunkan untuk mendukung kelancaran operasi ini. Masyarakat diimbau untuk tertib berlalu lintas dan memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan saat berkendara.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya Polri. Kami berharap dengan adanya operasi ini, tingkat kedisiplinan masyarakat semakin meningkat,” tutup Ipda Gama Rizaldi. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page