
Malang, Kabarterdepan .com.
Perjuangan tim bola voli putra putri Jember akhirnya kandas di babak 8 besar pada perhelatan Porprov IX Jawa Timur. Pertandingan babak 8 besar ditempatkan di GOR Ken Arok, Selasa (1/7/2025).
Tim bola voli Putri Jember gagal menghadang kekuatan tim Putri Gresik dengan skor 1-3.
Sementara sehari sebelumnya tim Putra Jember juga ditaklukkan oleh tuan rumah tim putra Kota Malang melalui permainan 5 game dengan kedudukan akhir 2-3.
Untuk diketahui keberangkatan tim bola voli putra putri Jember ke Porprov jatim di Malang Raya atas biaya mandiri (tanpa APBD Jember).
“Keputusan tersebut karena efisiensi anggaran adanya keperes no 1 tahun 2025,” kata Edy Budi Susilo Kadispora Jember, Selasa (1/7/2025) .
Edy Budi susilo menegaskan awalnya pihaknya menganggarkan melalui APBD Pemkab Jember sekitar Rp 5,6 Milyar untuk Porprov Jatim 2025. Namun setelah adanya kepres RI no 1 tahun 2025, akhirnya terkena efisiensi menjadi Rp 3,1 milyar untuk 252 atlet dan official.
“Pada pertemuan Dispora Jember bersama Koni Jember dan Cabor akhirnya ada keputusan bersama cabor peraih medali Porprov Jatim 2023 ,dan peraih medali Popda Jatim yang mendapat perioritas berangkat ke Porprov Jatim. Itupun yang memverifikasi cabor adalah KONI Jember,” kata Edy Budi Susilo
menurut Edy, Dispora Jember sebatas menyiapkan anggaran dan tidak ikut menentukan jumlah atlet dan jumlah Cabor.
Pada kesempatan terpisah pelatih tim bola voli putri Jember Samola mengatakan, kegagalan tim putra maupun putri karena faktor persiapan Training Centre (TC) biaya mandiri dan hanya 2 minggu. Padahal idealnya TC ini minimal 4 bulan.
“Ke depan harapan kami ada Puslatkab jangka panjang, dan kompetisi harus berjalan, tidak hanya cabor bola voli, tapi seluruh cabor lainnya yang ada di naunga Koni Jember,” pinta mantan spiker Voli Jember ini.(Lana)
