Rekrutmen ASN 2025 Belum Direncanakan, Pemkab Blora Fokus Tuntaskan PPPK Tahap 2 Tahun 2024

Avatar of Redaksi
IMG 20250626 WA0176
Kepala BKPSDM Blora : Heru Eko Wiyono. (Fitri/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora belum merencanakan pembukaan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN), baik untuk formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2025.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono, Kamis (26/06/2025).

“Rekrutmen ASN tahun ini masih menunggu instruksi dari Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah ada perintah, baru kami susun rencana kebutuhan (renbut) di masing-masing OPD,” jelas Heru.

Ia menegaskan, proses pengadaan ASN, khususnya PPPK, sepenuhnya menjadi kewenangan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Daerah hanya menindaklanjuti teknis pelaksanaannya.

Meski belum ada kepastian soal pembukaan rekrutmen tahun ini, Heru mengungkapkan bahwa kebutuhan ASN di Blora terus meningkat, seiring banyaknya pegawai yang pensiun setiap tahun.

“Rata-rata setiap bulan ada sekitar 30 pegawai yang pensiun. Kalau dikalkulasi, per tahun bisa mencapai 300 sampai 400 orang, mayoritas dari kalangan tenaga pengajar. Tahun 2026 bahkan diperkirakan jumlahnya bisa mencapai 600 pegawai,” terangnya.

Saat ini, BKPSDM Blora masih memfokuskan perhatian pada penyelesaian rekrutmen PPPK tahun 2024 tahap kedua, serta pelaksanaan orientasi bagi pegawai yang telah lulus.

“Sampai sekarang pembahasan formasi PPPK baru belum dilakukan. Kami masih fokus menyelesaikan tahap kedua PPPK 2024 dan orientasi PPPK yang belum terlaksana,” imbuhnya.

Heru menjelaskan, jika ke depan rekrutmen PPPK kembali dibuka, maka formasi yang dibuka akan bersifat umum dan disesuaikan dengan prioritas kebutuhan daerah.

Sebagai informasi tambahan, data yang diterima Wartawan, sebanyak 1.734 pegawai PPPK yang dilantik tahun 2024 di Kabupaten Blora belum mengikuti orientasi. Angka itu akan bertambah dengan adanya PPPK hasil rekrutmen tahun 2024 tahap 1 dan 2.

BKPSDM berencana mengurangi angka pegawai PPPK yang belum orientasi, dengan mengusulkan pendanaan pelaksanaan orientasi melalui APBD Perubahan tahun 2025. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page