Trans Jatim Koridor Sidoarjo-Mojokerto Diresmikan, Gus Barra Siap Dukung Pengoptimalan Transportasi Massal

Avatar of Lintang
1000911599
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyatakan kesiapannya dalam mendukung optimalisasi transportasi massal di provinsi Jawa Timur usai peresmian Trans Jatim Koridor VI rute Mojokerto – Sidoarjo (Porong).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berkesempatan meluncurkan langsung armada koridor VI tersebut yang dilaksanakan di Terminal Kertajaya Mojokerto, Senin (26/5/2025).

“Kami Pemkab Mojokerto menyambut baik hadirnya layanan Trans Jatim ini dan siap mendukung optimalisasi pelayanan transportasi massal yang berkelanjutan,” ucap Bupati Mojokerto usai peresmian.

Menurut figur yang kerap disapa Gus Bupati itu, dengan adanya tambahan koridor VI (6) Trans Jatim, ia berharap agar hal ini bisa menjadi faktor pendukung terhadap perkembangan dan percepatan pembangunan ekonomi yang dicanangkannya di Bumi Majapahit ini. Karena tidak bisa dipungkiri memang, kemudahan akses dengan cakupan yang luas, merupakan hal yang sangat penting dalam prosesi pemerataan pembangunan.

“Layanan angkutan umum menjadi urat nadi perekonomian dan percepatan pembangunan daerah, oleh karenanya kami dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada ibu Gubernur, karena di Kabupaten Mojokerto ini ada tiga koridor,” gamblangnya.

Seperti penjelasan Bupati Mojokerto pada sesi sebelumnya, di Kabupaten Mojokerto telah terdapat dua koridor dan menjadi tiga koridor saat ini, dua rute awal Trans Jatim adalah Koridor II (2) rute Surabaya-Mojokerto dan Koridor III (3) rute Gresik-Mojokerto.

Untuk detail dari rute Bus Trans Jatim Koridor VI ini melintasi 58 titik pemberhentian, dengan jarak tempuh sekitar 45 km dengan melalui Terminal Kertajaya Mojokerto, Porong, Sidoarjo.

Jumlah armada bus dioperasionalkan adalah sebanyak 15 bus dan 1 bus sebagai cadangan. Untuk waktu operasinya ialah setiap hari mulai pukul 05.00-21.00 WIB dengan waktu tunggu antar bus 15 – 20 menit.

Tarif yang ditawarkan pun sangat terjangkau, yaitu Rp.5.000,- untuk masyarakat umum dan Rp.2.500,- untuk pelajar, bahkan untuk masa trial, Pemprov Jatim berencana menggratiskan tarif angkutan hingga 1 Juni 2025 mendatang. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page