
KabupatenMojokerto, KabarTerdepan.com– Pelantikan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Mojokerto periode 2025-2030 resmi digelar di Pendopo Graha Maja Tama, Senin (05/05/2025). Momentum ini menjadi sorotan karena menggambarkan semangat sinergi antara pemerintah dan umat Kristiani dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pengurus antar gereja, Ketua BAMAG Provinsi Jawa Timur, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Wakil Bupati Rizal Octavian, serta unsur Forkopimda Kabupaten Mojokerto.
Pdt. Yohanes Wagiyo M.Th yang resmi dilantik sebagai Ketua BAMAG Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan.
“Dengan dilantiknya kepengurusan BAMAG Kabupaten Mojokerto periode 2025-2030, semoga kita semua dapat menjaga hubungan harmonis antarumat beragama dan terus mendukung program pemerintah daerah,” ujar Pdt. Yohanes Wagiyo.
Dalam sambutannya, Pdt. Yohanes juga berharap pengurus BAMAG yang baru dapat aktif dalam pembangunan sosial serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Mojokerto yang inklusif dan damai.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus BAMAG yang baru, dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas agama di tengah tantangan kebangsaan saat ini.
“BAMAG tidak hanya memiliki peran dalam pembinaan sosial, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Ada tugas pokok dan fungsi kolaboratif antara BAMAG dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” ujar Gus Barra.
Ia menekankan bahwa keberadaan BAMAG sangat penting sebagai jembatan antara pemerintah daerah dengan komunitas keagamaan, guna memperkuat semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama.
Sinergi antara BAMAG dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto diharapkan akan menjadi pondasi kokoh dalam menjaga keharmonisan sosial serta menciptakan iklim keagamaan yang damai dan produktif. (Innka Cristy Natalia)
