Kenalan sama Adara Kaila Putri, Duta GenRe Inspiratif Kota Mojokerto 2025 yang Multitalenta

Avatar of Redaksi
Adara
Duta GenRe Inspiratif Kota Mojokerto 2025, Adara Kaila Putri. (@adrkaiy)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dalam barisan generasi muda penuh potensi yang tengah bersinar di Kota Mojokerto, muncul nama sosok yang menginspirasi, Adara Kaila Putri Prasetyo. Dikenal aktif, cerdas, dan selalu penuh semangat, Adara berhasil terpilih menjadi Duta GenRe Kota Mojokerto 2025 yang memenangkan Gelat Atribut Duta GenRe Inspiratif.

Siapa sebenarnya Adara? Yuk, kita kenalan lebih dekat!

Sosok Adara di Balik Panggung

Lahir sebagai anak ketiga dari empat bersaudara dan memiliki saudara kembar, Adara tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan dorongan untuk berkembang. Saat ini, Adara merupakan siswi kelas 9 di SMP Negeri 4 Kota Mojokerto. Sejak awal masa SMP, Adara sudah menunjukkan bakat kepemimpinan dan ketertarikan besar pada dunia organisasi.

Bukan hanya aktif mengikuti organisasi internal sekolah, Adara juga terlibat dalam berbagai kegiatan eksternal. Ia bahkan dipercaya sebagai Ketua OSIS SMPN 4 Kota Mojokerto pada periode 2023/2024, sebuah bukti nyata bahwa ia adalah pribadi yang mampu memimpin dan bertanggung jawab.

Prestasi Tanpa Batas

Bakat Adara tidak berhenti pada kepemimpinan. Ia juga telah menorehkan prestasi dalam lomba-lomba yang mengandalkan kemampuan berbicara dan daya imajinasi, seperti lomba puisi dan dongeng. Namun yang paling membanggakan, Adara adalah langganan juara dalam olimpiade sains dan matematika, bidang yang membutuhkan ketelitian, konsistensi, dan daya analisis tinggi.

Menariknya, minat Adara pada matematika justru membawanya lebih jauh ke dunia teknologi. Ia mulai belajar coding dan robotika, dua bidang yang kini semakin relevan dengan perkembangan zaman. Kegemarannya ini menjadi bukti bahwa Adara adalah pelajar yang tak hanya berprestasi, tetapi juga berpikiran jauh ke depan.

Dukungan Keluarga ke Panggung Duta GenRe

Perjalanan Adara menuju panggung Duta GenRe tidak terjadi begitu saja. Dorongan terbesar datang dari lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga dan sekolah. Memiliki saudara-saudara yang juga berprestasi di bidang masing-masing membuat Adara terdorong untuk menemukan dan menekuni jalan hidupnya sendiri. Ia juga sangat terbantu oleh peran guru pembina di sekolah yang sejak awal terus memberi dukungan dan bimbingan dalam setiap langkahnya.

Ketika roadshow Duta GenRe hadir di sekolah-sekolah Kota Mojokerto, Adara mendapatkan golden ticket, yang langsung mengantarkannya ke tahap seleksi tingkat kota. Tidak berhenti di situ, ia berhasil lolos menjadi finalis dan kemudian resmi menyandang gelar Duta GenRe Inspiratif 2025.

Tantangan dalam Perjalanan Duta GenRe

Menjadi remaja aktif tentu tak lepas dari tantangan. Salah satu ujian terberat yang dihadapi Adara adalah manajemen waktu. Seleksi Duta GenRe bersamaan dengan masa sibuknya sebagai ketua OSIS, pengelolaan anggota baru, serta keikutsertaannya dalam lomba-lomba dan event sekolah. Adara harus pandai-pandai membagi waktu agar semuanya bisa berjalan seimbang, termasuk menjaga prestasi akademiknya.

Namun dari tantangan inilah ia banyak belajar. Kini, Adara mengaku jauh lebih disiplin, terorganisir, dan mampu mengatur waktu dengan lebih efektif. Kedisiplinan yang dulunya terasa berat, kini menjadi bagian dari karakternya sehari-hari.

Momen Berharga Tak Tergantikan

Dari semua pengalaman yang ia jalani sebagai finalis Duta GenRe, ada satu momen yang paling membekas di hati Adara: kebersamaan saat menggarap event bersama teman-teman finalis. Acara seperti Christmas Dinner, Berlian, hingga Makrab menjadi ajang berharga untuk saling mengenal lebih dalam dan bekerja sebagai satu tim.

“Di situlah kita bener-bener bekerja sebagai teman dan team. Banyak juga hal dan pelajaran baru yang kita dapet dari semua event kita bersama dan pastinya banyak memori baru yg terukir dari semua itu,” ungkapnya.

Pengembangan Diri Lewat GenRe

Mengikuti Duta GenRe tidak hanya menambah portofolio Adara, tapi juga memperkaya pengalaman hidupnya. Ia mengasah kemampuan public speaking, modelling, serta manner dalam berinteraksi. Tak hanya itu, ia juga belajar tentang substansi GenRe, termasuk pentingnya Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja), keterampilan hidup (life skill), dan perencanaan masa depan.

“Karena awal awal aku kesusahan mengatur waktu karena jadwal yang padat tapi karena Duta GenRe aku jadi bisa melatih skill mengatur waktu aku,” ujarnya.

Lebih dari itu, Adara juga belajar cara memahami orang lain, berpikir kritis, membaur dengan masyarakat, serta menjadi bagian dari tim yang solid. Semua pelajaran itu membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih matang, percaya diri, dan tangguh.

Sumber Inspirasi

Adara juga mengakui bahwa dirinya sangat terinspirasi oleh para kakak kelas dan alumni SMPN 4 yang telah lebih dulu berprestasi. Melihat mereka berhasil membawa nama sekolah ke tingkat lebih tinggi membuatnya semakin yakin bahwa ia juga mampu mencapai hal yang sama bahkan lebih.

“Aku jadi termotivasi buat jadi sekeren mereka,” katanya.

Remaja yang Bertindak, Pasti Akan Berdampak

Visi Adara sangat jelas yakni menjadi agen perubahan yang bisa menginspirasi remaja Kota Mojokerto untuk lebih produktif, kreatif, dan positif. Ia ingin mengajak teman-teman sebayanya untuk tidak menyia-nyiakan masa muda dan mulai bergerak ke arah yang membangun.

Misinya adalah mendorong remaja untuk berani mengambil langkah kecil yang berdampak besar, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang konsisten.

“Remaja yang Bertindak, Pasti Akan Berdampak” adalah jargon yang Adara pegang hingga kini.

Selain itu, Adara punya program “Gerbang Karma” atau Gerakan Bangun Karakter Bersama Masyarakat. Ia dan pihak sekolah berkolaborasi dengan beberapa SD, posyandu di Kelurahan Kranggan dan juga SLBB Pertiwi untuk menyebarkan informasi GenRe kepada anak inklusi atau berkebutuhan khusus.

Peduli Isu Life Skill

Salah satu isu yang menjadi fokus utama Adara adalah life skill. Menurutnya, banyak remaja saat ini mengalami kebingungan dalam mengenali diri sendiri, menentukan passion, dan mengelola emosi. Semua ini berkaitan erat dengan kemampuan dasar yang justru sangat penting untuk kehidupan jangka panjang.

Adara ingin mengajak remaja Kota Mojokerto agar lebih sadar terhadap pentingnya pengembangan life skill. Ia ingin menjadikan peran Duta GenRe sebagai medium yang bukan hanya menyuarakan, tapi juga menghadirkan aksi nyata. Bagi Adara, membangun kesadaran harus dimulai dari menjangkau, mengedukasi, lalu mengajak remaja untuk terlibat aktif.

“Maka dari itu bagaimana caranya agar aku dan Duta GenRe yang lain bisa lebih meng-influence dan menarik perhatian mereka agar lebih terbuka terhadap isu ini,” jelasnya.

Harapan untuk Gen-Z dan Indonesia Emas 2045

Melihat jauh ke depan, Adara memiliki harapan besar terhadap generasinya. Ia percaya bahwa Gen-Z adalah generasi penentu arah bangsa yang akan memegang tongkat estafet di tahun 2045, saat Indonesia merayakan satu abad kemerdekaannya. Di masa itu, Gen-Z akan berada pada usia produktif, fase paling menentukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Harapanku semoga seluruh remaja bisa lebih mempersiapkan diri dan lebih bertanggung jawab atas dirinya dan pilihannya agar kita bisa bersama mewujudkan indonesia emas 2045,” pungkasnya.

Tentang Duta GenRe

Program Duta GenRe (Generasi Berencana) merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program ini bertujuan untuk mencetak remaja yang mampu menjadi teladan dalam penerapan pola hidup sehat, produktif, serta memiliki perencanaan masa depan yang matang.

Duta GenRe dipilih melalui seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Mereka diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya terkait pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, serta bahaya seks bebas dan HIV/AIDS.

Sebagai Duta GenRe, remaja terpilih bertugas untuk menjadi role model dalam menerapkan pola hidup sehat, menghindari perilaku berisiko seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, serta mengampanyekan pentingnya perencanaan pendidikan, karier, dan keluarga.

Dengan membawa semangat perubahan, Duta GenRe berkomitmen menjadi motor penggerak lahirnya Generasi Emas 2045, selaras dengan visi Indonesia untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. (Tim Redaksi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page