
Batu, Kabarterdepan.com – Pihak manajemen Jawa Timur Park 1 belum dapat mengungkap hasil investigasi terkait insiden yang menimpa pengunjung wahana Pendulum 360, Selasa (8/4/2025).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manager Marketing and Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto.
“Untuk investigasi wahana belum bisa saya sampaikan karena menjadi kewenangan pihak berwajib,” ujar Titik saat dihubungi, Minggu (20/4/2025).
Sebelumnya, insiden yang terjadi di wahana tersebut menyebabkan seorang pengunjung berinisal RDP (13) terpental hingga mengalami patah tulang pada dua bagian betis kanan serta dua jari tangan kanannya.
Manajemen Jawa Timur Park telah menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas kejadian tersebut. Dalam keterangan pers yang dirilis Jumat (18/4/2025), Titik menyatakan pihaknya bertindak cepat saat insiden terjadi.
“Kami telah mengambil tindakan evakuasi segera pada saat kejadian dengan bantuan tim medis dan bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban luka pada insiden tersebut serta pendampingan kepada korban,” jelasnya.
Ia juga menegaskan komitmen manajemen untuk memastikan pemulihan korban secara maksimal.
“Kami terus memberikan perhatian penuh dan bertanggung jawab atas pemulihan serta kondisi korban sampai tuntas, sehat, dan pulih hingga dapat beraktivitas seperti sedia kala,” lanjutnya.
Manajemen Jatim Park menyatakan kesiapan bekerja sama dengan pihak berwenang, serta komitmen untuk tunduk dan patuh pada proses hukum yang berlangsung. Titik juga menyebut bahwa selama ini pihaknya rutin melakukan inspeksi wahana sesuai standar operasional prosedur untuk menjamin keselamatan pengunjung.
“Kami berusaha mengutamakan keselamatan seluruh pengunjung Jawa Timur Park dengan melakukan pengecekan secara berkala terhadap wahana permainan sesuai dengan standar operasional prosedur,” tambahnya.
Diketahui, wahana Pendulum 360 telah beroperasi selama 14 tahun tanpa catatan insiden sebelumnya. Saat ini, wahana tersebut dihentikan operasionalnya untuk sementara waktu guna mendukung proses penyelidikan. (Riris*)
