
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyikapi dampak bencana tanah longsor yang terjadi di jalur wisata Cangar–Pacet dengan menggelar ‘Rapat Koordinasi penanganan dan penanggulangan bencana longsor Cangar’.
Dalam Rakor yang dipimpin Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra itu, membuahkan hasil terkait dengan penutupan sementara jalur Cangar. Penutupan itu sendiri dimaksudkan untuk pembersihan sisa-sisa material tanah longsor yang menghalangi jalan.
“Kita menutup sementara jalur Cangar sampai pembersihan sisa tanah longsor tertangani,” tegas Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto.

Gus Barra melanjutkan, kedepannya dengan berkoordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, akan mempertimbangkan pemasangan papan informasi yang memberitahukan kondisi cuaca di sepanjang jalur Cangar.
Hal itu dimaksudkan agar para pengendara yang akan melalui jalur tersebut bisa mempertimbangkan tentang keamanan dan kelancaran di jalur itu sendiri.
“Kami tadi meminta dari dinas bina marga provinsi agar di pinggir jalan sebelum jalur Cangar dipasang papan informasi terkait dengan kondisi cuaca informasi agar para pengguna jalan bisa melihat dan mengantisipasi sesuai dengan kondisi di papan informasi itu,” tandasnya. (*)
