
Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utami tiba di Rumah Dinas Bupati disambut sekretaris Daerah (Sekda) Madina Alamulhaq Daulay, anggota DPRD Madina, tokoh Adat, Tokoh Agama dan Para Pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina, Minggu (23/03/2025).
Selain disambut, kedatangan Bupati Dan Wakil Bupati Mandina Saipullah – Atika juga diulosi dengan Kain Ulos Khas Madina di barengi dengan lantunan alat musik khas Madina Gordang Sambilan serta selawatan.
Sekda Madina Alamulhaq dalam kesempatan tersebut, mengucapkan selamat datang di Kabupaten Madina untuk menjalankan amanah dan tugas dalam memimpin di Bumi Gordang Sambilan untuk ke depannya dan memohon arahan.
“Selamat datang di bumi gordang Sambilan kepada bapak Bupati dan Ibu wakil Bupati kita ini, kita mulai dari nol hingga saat ini dan memohon arahannya,” ucap Sekda Madina.
Sementara Bupati Madina Saipullah Nasution sangat berterima kasih atas penyambutan dirinya beserta istri dan bersama Wakil Bupati di Rumah Dinas Bupati Madina.
Namun Bupati Saipullah tidak banyak memberikan Arahan, hanya bersyukur atas apa yang telah diperoleh hari ini, proses demokrasi mulai dari proses pencalonan, Kampanye, pemilihan Umum, kemudian proses hukum di Mahkamah Konstitusi (MK) dilewati dengan baik tanpa ada halangan apapun.
“Semua ini patut kita syukuri, tidak ada pertikaian diantara masyarakat, karena masyarakat sudah semakin dewasa,” ucap Saipullah Nasution.
“Pemilihan bukan pertempuran tapi adalah pesta dalam rangka memilih pemimpin sehingga setelah terpilih kita harapkan semua elemen masyarakat yang ada di Madina ini bergandengan tangan, berpegangan erat untuk membangun Madina ini agar bisa maju mengejar ketertinggalan kita dengan daerah -daerah lain dan untuk mewujudkan visi dan misi kami menjadi Madina Maju- Madina Madani,” lanjutnya.
Masih kata Bupati Madina Saipullah, dirinya bersama aakil sangat terbuka akan kritikan dan masukan, sepanjang tujuan untuk membangun Madina.
“Tapi kalau tujuannya bukan untuk membangun, tentu mohon maaf banyak juga nanti yang tidak kami laksanakan,” pungkasnya.
Saipullah Nasution juga mengutarakan, Pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo-Gibran secara umum sudah mencanangkan efisiensi, tentu juga berdampak kepada Madina dan juga janji politiknya.
“Kami akan sampaikan program 100 hari kerja, Namun kurang baik kita sampaikan disini, nanti akan kita sampaikan dan berikan,” ungkapnya
Acara penyambutan bupati dan Wakil Bupati Madina ini dirangkai dengan Buka Puasa Bersama dan Salat berjemaah. (Suhartono)
