
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Jagad media sosial beberapa waktu terakhir dihebohkan dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan sekelompok pengemis nyelonong masuk ke rumah warga di Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (3/3/2025).
Terlihat dari rekaman kamera pengintai itu 3 pengemis terdiri dari 2 laki laki dan 1 perempuan masuk ke area rumah milik Muhamad Agung Tri Raharjo dengan menggunakan 2 sepeda motor.
Setelah videonya di unggah ke media sosial, ketiga pengemis itu mendatangi rumah Agung tersebut dan mengklarifikasi atas kejadian itu. Mereka pun juga mengaku merupakan asal Sumber Glagah Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Muhamad Agung Tri Raharjo anak dari Samsudin mengatakan, komplotan pengemis itu tiba-tiba masuk rumah tanpa lepas sepatu dan lepas helm.
“Yang terdepan itu orang yang sering kesini, dan dilihat dari vidio dia menyuruh temannya ke arah belakang, ibarat sudah sering datang kesini, tapi dia pernah bahkan sampai kebelakang rumah masuk tanpa permisi,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu dari komplotan pengemis tersebut biasanya datang ke rumahnya dan menemui orang tuanya yang tengah sakit stroke.
“Tapi di bulan Ramadan ini mintanya Rp 50 ribu, ngak mau kalau Rp 2 ribu, maksa dan ini bahkan mintanya ke ayah saya yang sedang sakit yang jalannya saja pakai tongkat,” imbuh Agung.
Usai viral dan menjadi polemik, Polisi dan perangkat desa setempat melakukan mediasi di Balai Desa, Tanjungkenongo, Selasa (4/3/2025) siang. Dengan menghadirkan kedua belah pihak dan hasilnya mereka saling memaafkan. (*)
