Ikut Diusung PDIP, Bupati Sleman Berangkat Retreat ke Magelang Tanpa Wakilnya

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250221 151659
Bupati Sleman Harda Kiswaya saat ditemui wartawan di Pendopo Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (21/2/2025). (Hadid Husaini/kabarTerdepan.com)

Sleman, kabarTerdepan.com- Bupati terpilih Sleman, Harda Kiswaya bersama wakilnya, Danang Maharsa disambut antusias oleh masyarakat pada Jumat (21/2/2025).

Saat ditemui wartawan di Pendopo Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Harda menyampaikan rencananya untuk berangkat retreat ke Magelang bersama kepala daerah lain. Meskipun dalam pilkada 2024 lalu dirinya juga diusung oleh PDIP bersama dengan 7 partai.

“Berangkat dong,  wong nggak ada apa-apa. Saya tetap jalan, saya kan didukung 7 partai,” katanya.

Mengingat Danang sebagai kader, terikat dengan instruksi ketua DPP PDIP Megawati Soekarno meminta untuk menunda memberangkatkan kepala daerahnya atau kader yang terpilih menjadi kepala atau wakil kepala daerah.

Harda menyampaikan jika wabup Sleman, Danang Maharsa, kemungkinan tidak bisa bergabung. Kendati begitu dirinya menyampaikan sudah berkomunikasi dengan DPP PDIP.

Sementara itu, ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto menyampaikan jika pihaknya tidak mempermasalahkan Harda Kiswaya untuk ikut retret ke Magelang.

“Karena kan Pak Harda itu sudah dipanggil DPP beberapa hari yang lalu. Dengan sikap pernyataan seperti itu kan, kami tidak bisa mengekang Pak Harda untuk tidak hadir di Magelang,” katanya

Dirinya menyampaikan jika hal tersebut merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto dan berlaku kepada seluruh kepala daerah.

Ia menyampaikan terkait Wabup Danang yang tidak bisa ikut dalam retreat ia menyebut sebagai aturan yang diberlakukan sebagai kader PDIP.

“Kalau besok instruksi dari Bu Megawati jangan berangkat? Nah Danang tetap ikuti (aturan partai) karena sebagai kader partai,” ujar Kus. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page