Terobos Lampu Merah, Bus Ranajaya Tabrak Sepeda Motor di Blitar, Suami Istri Meninggal Dunia

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250218 183902
Bus Ranajaya yang terlibat kecelakaan diamankan Polres Blitar. (Anang Agus Faisal/kabarterdepan.con)

Blitar, kabarterdepan.com- Sebuah kecelakaan maut terjadi di perempatan Poluhan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Selasa (18/2/2025).

Kecelakaan ini melibatkan Bus Ranajaya dan sepeda motor yang dinaiki pasangan suami istri (pasutri). Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Andreas Andang Wastiyono, kecelakaan ini terjadi karena Bus Ranajaya menerobos lampu merah.

“Bus Ranajaya itu melaju kencang dari arah barat ke timur menuju Kota Blitar. Melihat lampu merah menyala, Bus Ranajaya bukannya berhenti namun justru tetap kencang hingga akhirnya menabrak sepeda motor yang melaju dari arah selatan ke utara di perempatan Poluhan,” ujar AKP Andreas.

Kedua korban merupakan suami istri yang bekerja sebagai pedagang kaki lima. Saat itu diduga korban yang berboncengan sepeda motor hendak memeriksa lokasi jualan. Namun nahas, saat tiba di perempatan Poluhan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar keduanya justru dihantam oleh Bus Ranajaya yang menerobos lampu merah.

“Korbannya dua orang, meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar AKP Andreas. Kedua korban dikenal sebagai pasangan suami istri yang harmonis dan memiliki anak.

Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini dan berharap dapat menemukan penyebab pasti dari kecelakaan ini.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebab pasti dari kecelakaan ini. Kami juga berharap dapat menemukan solusi untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan,” ujar AKP Andreas.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas di jalan raya.

“Kami berharap masyarakat dapat memperhatikan keselamatan dan keamanan ketika melakukan aktivitas di jalan raya. Jangan sekali-kali menerobos lampu merah atau melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujar AKP Andreas.

Dalam kesempatan yang sama, pihak kepolisian juga mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban yang telah meninggal dunia.

“Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban,” Pungkasnya. (Anang Agus Faisal)

Responsive Images

You cannot copy content of this page