
Nasional, Kabarterdepan.com – Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025. Kebijakan ini menargetkan efisiensi anggaran kementerian dan lembaga hingga Rp 306,69 triliun.
Salah satu kementerian yang terdampak signifikan adalah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp 22,5 triliun dari total pagu Rp 57,6 triliun.
Dampak dari pemangkasan ini paling terasa pada tiga program beasiswa utama: KIP-Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), dan Beasiswa ADIK.
Dampak Pemangkasan Beasiswa
1. KIP-Kuliah
– Anggaran awal: Rp 14,69 triliun
– Efisiensi: Rp 1,31 triliun (9%)
– 663.821 hingga 844.174 mahasiswa berisiko tidak mendapatkan pembiayaan kuliah pada 2025.
– Tidak ada penerimaan mahasiswa baru untuk penerima KIP-K tahun 2025. Hingga 7 Februari 2025, terdapat 21.131 calon mahasiswa yang sudah mendaftar.
– Dikhawatirkan akan menghambat lahirnya sarjana pertama dari keluarga miskin dan mempersempit akses pendidikan bagi kelompok ekonomi rendah.
2. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)
– Anggaran awal: Rp 194,7 miliar
– Efisiensi: Rp 19,47 miliar (10%)
– 12 penerima Beasiswa Program S3 luar negeri terancam tidak dapat dibiayai, berpotensi menyebabkan mereka terlantar di luar negeri.
– Tidak ada penerimaan mahasiswa baru untuk BPI tahun 2025.
3. Beasiswa ADIK
– Anggaran awal: Rp 213,7 miliar
– Efisiensi: Rp 21,37 miliar (10%)
– 27.522 mahasiswa dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan Orang Asli Papua (OAP) terancam kehilangan akses pendidikan tinggi.
Kebijakan efisiensi ini menuai kritik karena berpotensi mempersempit kesempatan masyarakat kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi. Dampaknya tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, terutama di daerah tertinggal.
Pemerintah diharapkan dapat mencari solusi agar pemangkasan anggaran ini tidak menghambat pendidikan mahasiswa yang bergantung pada beasiswa tersebut. (Riris*)
