
Dharmasraya,KabarTerdepan.com- Berdasarkan Informasi harta kekayaan para Bupati terpilih di Sumatera Barat, diambil dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang merupakan salah satu instrumen pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dimiliki oleh KPK.
Diketahui ada sebanyak 10 Bupati terpilih Sumatera Barat yang dipastikan bakal dilantik pada 20 Februari 2025 setelah selesai pembacaan putusan dismissal MK.
Terkait hal tersebut para Bupati terpilih diketahui sudah melaporkan harta kekayaannya Masing-masing termasuk salah satu nya Bupati terpilih Kabupaten Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.
Ini Daftar Bupati terpilih terkaya di Sumatera Barat (Sumbar) yang akan dilantik pada 20 Februari 2025.
1. Bupati terpilih Kabupaten Agam
Benni Warlis, harta kekayaan Rp 5.126.969.006
2. Bupati terpilih Kabupaten Dharmasraya
Annisa Suci Ramadhanih, harta kekayaan Rp 10.892.662.096
3. Bupati terpilih Kabupaten Kepulauan Mentawai
Rinto Wardana harta kekayaan Rp 2.506.489.614
4. Bupati terpilih Kabupaten Lima Puluh Kota
Safni, harta kekayaan Rp 952.050.000
5. Bupati terpilih Kabupaten Padang Pariaman
John Kenedy, harta kekayaan Rp 13.378.891.484
6. Bupati terpilih Kabupaten Pesisir Selatan
Hendrajoni, harta kekayaan Rp 8.190.200.000
7. Bupati terpilih Kabupaten Sijunjung
Benny Dwifa, harta kekayaan Rp 2.267.048.335
8. Bupati terpilih Kabupaten Solok
Jon Firman, harta kekayaan Rp 1.960.000.000
9. Bupati terpilih Kabupaten Solok Selatan
Khairunas, harta kekayaan Rp 6.007.716.909
10. Bupati terpilih Kabupaten Tanah Datar
Eka Putra, harta kekayaan Rp 15.345.416.792
Dari Data harta kekayaan tersebut berdasarkan laporan LHKPN yang diakses di laman https://elhkpn.kpk.go.id/.
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto disebut memilih 20 Februari 2025 sebagai hari dimulainya pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024 secara bertahap.
“Kami siapkan tanggal 18, 19, dan 20, kemudian saya lapor ke Presiden, dan Pak Presiden menyampaikan bahwa beliau memilih tanggal 20, hari Kamis,” ujar Tito. (Dicka)
