
Nasional, Kabarterdepan.com – Komjen Ahmad Luthfi, Brigjen Zainul Bahar, dan AKBP M Sinwan adalah tiga bersaudara yang memiliki karier cemerlang, masing-masing di bidang kepolisian dan militer.
Mereka memiliki latar belakang yang berbeda dalam menjalani karier, namun tetap menunjukkan prestasi yang membanggakan, baik dalam pelayanan publik maupun dalam mengemban tugas negara.
Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai perjalanan karier mereka.
Komjen Ahmad Luthfi
Komjen (Purn) Ahmad Luthfi merupakan sosok yang paling dikenal di antara tiga bersaudara ini.
Ia mengakhiri kariernya di Polri dengan pangkat bintang tiga dan mencapai puncak karier sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda Jateng).
Karier Ahmad Luthfi di Polri dapat dibilang sangat gemilang meskipun ia bukan lulusan dari Akademi Kepolisian (Akpol).
Luthfi merupakan lulusan Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepa Milsuk) pada tahun 1989.
Pendidikan kepolisian yang ditempuhnya meliputi Selapa Polri pada tahun 2000, Sespim Polri pada 2005, Lemhanas PPRA pada 2017, serta berbagai pendidikan kepolisian lainnya.
Selama bertugas, Luthfi mengemban berbagai jabatan penting di Polri.
Dia pernah menjabat sebagai Kapolres Batang, Wadir Intelkam Polda Jawa Tengah, Wakapolresta Surakarta, dan Analis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Baintelkam Polri.
Pada tahun 2017, ia dipromosikan menjadi Wakapolda Jawa Tengah dan kemudian menjadi Kapolda Jateng pada 2020.
Di bawah kepemimpinannya, Polri di Jawa Tengah semakin terorganisir dan berkomitmen dalam menjaga keamanan daerah.
Setelah pensiun dari Polri pada 2023, Ahmad Luthfi terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah pada Pilgub 2024, mengalahkan Jenderal TNI Andika Perkasa, dengan proses pemilihan yang cukup mulus.
Andika Perkasa yang awalnya menggugat hasil pemilihan akhirnya menarik gugatannya di Mahkamah Konstitusi (MK), dan Ahmad Luthfi hanya tinggal menunggu jadwal pelantikan sebagai Gubernur.
Ahmad Luthfi terbukti mampu mengatasi tantangan yang ada, dan kini siap memimpin Jawa Tengah setelah sukses dalam berbagai jabatan di Polri.
Dalam hal kekayaan, Ahmad Luthfi melaporkan total harta senilai Rp 10,26 miliar.
Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 6,3 miliar, kendaraan senilai Rp 935 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 3,03 miliar.
Harta kekayaan ini menunjukkan keberhasilan Ahmad Luthfi dalam membangun karier yang solid dan finansial yang stabil selama bertugas di Polri.
Brigjen Zainul Bahar
Brigjen Zainul Bahar, adik kedua dari Ahmad Luthfi, adalah seorang perwira tinggi di TNI.
Lahir di Baron, Nganjuk pada 3 April 1972, Zainul Bahar kini menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas, yang merupakan jabatan penting dalam struktur TNI.
Karier militer Zainul Bahar dimulai setelah ia lulus dari Akademi Militer pada tahun 1995 dan memilih kecabangan Infanteri.
Sepanjang kariernya, ia telah mengemban berbagai tugas di TNI, termasuk di kesatuan Kostrad.
Karier Zainul Bahar di TNI sangat moncer dan mengesankan.
Ia telah menjabat sebagai Kapendam IV/Diponegoro, Dandim 0733/Semarang, dan Asintel Kasdam Jaya.
Selain itu, ia juga pernah menjabat di beberapa posisi strategis lainnya, seperti Pamen Denma Mabesad dan Pamen Ahli Pangdam XVIII/Cendrawasih.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Zainul Bahar memiliki kapabilitas dan kompetensi tinggi dalam dunia militer.
Di bidang keuangan, Zainul Bahar melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 1,02 miliar.
Harta kekayaannya terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 650 juta, kendaraan roda empat dan roda dua senilai Rp 229 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 128 juta.
Meski jumlah hartanya lebih kecil dibandingkan dengan kakaknya, namun kariernya yang terus berkembang di dunia militer menunjukkan prestasi yang patut diacungi jempol.
AKBP M Sinwan
AKBP M Sinwan adalah adik ketiga dari Ahmad Luthfi dan Zainul Bahar.
Sinwan, yang kini menjabat sebagai Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polda Jatim, memiliki latar belakang karier yang tidak kalah menarik.
Sebelum menduduki posisi Kayanma pada 2024, Sinwan memiliki pengalaman yang luas di bidang kepolisian, termasuk dalam berbagai penyidikan tindak pidana tertentu, tindak pidana korupsi, dan tindak pidana kejahatan siber.
Sinwan juga pernah bertugas di Badan Kenakalan Remaja Dan Narkotika (Bapenkar) Ditbinmas Polda Jatim, serta menjabat sebagai Kasubdit Barang Bukti Dittahti Polda Jatim.
Selain itu, Sinwan pernah menjadi tenaga pendidik di SPN Watu Kosek Mojokerto, tempat calon anggota Polri dilatih.
Sebagai Kayanma, Sinwan bertanggung jawab untuk mengelola berbagai aspek pelayanan markas Polri, termasuk angkutan, perumahan, pengawalan protokoler, penjagaan markas, dan urusan administratif lainnya.
Ia menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, dengan niat beribadah dan mengabdi kepada bangsa dan negara.
Sinwan juga tercatat memiliki kekayaan senilai sekitar Rp 1 miliar, dengan rincian berupa tanah dan bangunan senilai Rp 650 juta, kendaraan roda empat dan dua senilai Rp 229 juta, serta kas dan setara kas Rp 128 juta.
Meskipun total kekayaannya lebih rendah dibandingkan kedua kakaknya, Sinwan tetap menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam pekerjaannya di kepolisian.
Ketiga bersaudara ini, yaitu Komjen Ahmad Luthfi, Brigjen Zainul Bahar, dan AKBP M Sinwan, masing-masing memiliki karier yang luar biasa dan berkontribusi besar pada tugas negara.
Ahmad Luthfi yang berhasil mencapai posisi puncak di Polri dan kini terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah, Zainul Bahar yang terus menanjak di dunia militer, serta M Sinwan yang berdedikasi dalam tugasnya di Polri, semuanya menunjukkan bahwa keluarga ini tidak hanya sukses dalam karier masing-masing, tetapi juga berkomitmen dalam mengabdi kepada negara.
“Jabatan ini adalah amanah dari Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, tentu saya akan berusaha maksimal untuk melaksanakannya,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (9/8/2024). (Tantri*)
