
Nasional, Kabarterdepan.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang akan dilaksanakan pada Kamis (16/1/2025) sore, di The Ritz Carlton Jakarta.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam acara tersebut disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.
Dalam keterangan yang disampaikan kepada wartawan, Yusuf Permana mengonfirmasi bahwa pada pukul 16.00 WIB, Presiden Prabowo akan hadir dalam acara Munas Kadin Indonesia yang bertajuk “Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta.
“Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga akan memberikan sambutan dalam rangka menyampaikan dukungannya terhadap proses konsolidasi yang dilakukan oleh Kadin Indonesia,” ungkap Yusuf Permana.
Lebih lanjut, Yusuf Permana mengatakan, agenda utama dalam Munas Kadin kali ini adalah pengukuhan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia untuk masa bakti 2024-2029, menggantikan Arsjad Rasjid yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026.
“Selain itu, dalam Munas Kadin ini juga akan dilakukan pengukuhan terhadap Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia, sebuah posisi baru yang diberikan setelah masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum,” jelas Yusuf.
Menurut Yusuf, yndangan yang diterima Bisnis juga menyebutkan bahwa Munas Kadin ini memiliki agenda tunggal yaitu pengukuhan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia dan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia untuk masa bakti 2024-2029.
“Acara Munas Kadin kali ini menjadi penting karena Kadin Indonesia baru-baru ini sempat diterpa isu dualisme kepemimpinan yang berawal dari terpilihnya Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar pada Sabtu, 14 September 2024,” tutur Yusuf.
Munaslub tersebut, lanjut Yusuf, digelar setelah terjadi perbedaan pendapat dan konflik internal terkait kepemimpinan di Kadin Indonesia.
Anindya Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia versi Munaslub, yang sekaligus menggantikan posisi Arsjad Rasjid. Sebelumnya, Arsjad Rasjid terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia untuk periode 2021-2026 melalui keputusan bersama yang disepakati pada Munas VIII Kadin Indonesia pada 30 Juni 2021 yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara. Proses pemilihan Arsjad Rasjid pada waktu itu dilakukan secara aklamasi oleh seluruh peserta yang hadir dalam Munas Kadin tersebut.
Namun, Arsjad Rasjid sudah dilantik dan mengemban tugas sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia untuk periode yang lebih lama, perbedaan pandangan antara kelompok pendukung Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie berujung pada terjadinya dualisme kepemimpinan di Kadin Indonesia.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Munas Kadin kali ini menjadi sangat signifikan karena selain mengukuhkan kepemimpinan Anindya Bakrie, acara ini juga diharapkan dapat meredakan ketegangan dan menyatukan kembali organisasi Kadin Indonesia yang sempat terpecah.
Dalam upaya konsolidasi ini, Presiden Prabowo Subianto turut hadir untuk memberikan dukungan dan menunjukkan komitmennya dalam mendorong persatuan di kalangan pengusaha dan dunia usaha di Indonesia.
Selain itu, undangan yang diterima Bisnis juga mencantumkan bahwa Munas Kadin ini akan dihadiri oleh 35 Ketua Umum Kadin Provinsi se-Indonesia.
Acara ini dijadwalkan dimulai pada pukul 13.09 WIB dengan berbagai rangkaian acara, termasuk pengukuhan pengurus dan sambutan-sambutan dari berbagai tokoh penting.
Selain Presiden Prabowo, Munas Kadin ini juga diharapkan dihadiri oleh tokoh-tokoh lain dari dunia usaha serta pejabat pemerintah terkait.
Dalam undangan yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia, Rossan P. Roeslani, acara ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan dunia usaha dalam upaya bersama meningkatkan perekonomian Indonesia, dengan Kadin Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam sektor bisnis dan industri di Tanah Air.
Dengan berlangsungnya Munas Kadin yang terfokus pada pengukuhan kepemimpinan baru dan penyelesaian permasalahan internal ini, diharapkan Kadin Indonesia bisa kembali bersatu dalam mendorong berbagai program ekonomi yang bermanfaat bagi kemajuan industri dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. (Tantri*)
