Dukung Swasembada Pangan, Menko PM Dorong Generasi Petani Muda di Sektor Tebu

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250116 191006
Menko PM Muhaimin Iskandar saat mengunjungi Mojokerto. (Steven/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, menyatakan dukungan penuh terhadap petani muda di sektor Tebu.

Langkah ini mampu membangkitkan kembali industri gula konsumsi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani supaya tujuan swasembada pangan di RI tercapai.

“Kita semua mendukung dan terus mengharap inkubator agripreneur khusus sektor tebu yang sudah mulai dengan berbagai inovasi, dengan berbagai cara kerja baru, membangkitkan kembali industri gula konsumsi, khususnya menumbuh kesejahteraan para petani kita,” ujarnya di Perkebunan Tebu Rakyat PT. Sinergi Gula Nusantara, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (16/01/2025)

Ia juga menekankan pentingnya kerja keras pemerintah dalam memperkuat sektor ini, terutama untuk menarik minat generasi muda terlibat di dunia pertanian. Regenerasi petani menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

Muhaimin menyampaikan apresiasinya kepada PT. Perkebunan Nusantara III (PTPN III) dan PT. Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) atas kontribusinya dalam menghadirkan platform serta metode kerja baru. Pemerintah, tambahnya, berkomitmen mendukung pembiayaan yang lebih memadai bagi petani tebu di seluruh Indonesia.

“Kita harus mendukung perluasan pembiayaan usaha petani tebu, terutama untuk seluruh wilayah tanah air. Mari kita terus semangat kolaborasi membangun sektor pertanian dan pangan melalui skema kemitraan BUMN dan para tani,” katanya.

Selain kemitraan, pemerintah mendorong program inkubator berbasis masyarakat untuk mencapai swasembada pangan, kebutuhan konsumsi, dan energi di masa depan. Dukungan ini diharapkan melahirkan model pemberdayaan yang bisa diterapkan di berbagai daerah.

Fakta di lapangan menunjukkan banyak petani tebu menghadapi kendala akses pendanaan, produktivitas lahan, hingga regenerasi. Muhaimin menggarisbawahi bahwa pembiayaan ini harus menjadi prioritas agar petani dapat lebih produktif dan sejahtera.

“Terima kasih kepada semua pihak, terutama BUMN, yang terus menjadi kekuatan inti dalam pemberdayaan petani kita,” tutupnya.

Upaya sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun sektor agraria dan pangan yang tangguh untuk masa depan Indonesia. (Innka & Steven)

Responsive Images

You cannot copy content of this page