
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Polres Mojokerto Kota kembali melaksanakan inisiatif untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi area produktif. Jumat (10/01/2025), jajaran Polres melakukan survei sekaligus memantau progres pembersihan lahan di wilayah Prajurit Kulon.
Lahan ini akan digunakan untuk penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kapolres Mojokerto Kota, AKP Daniel S. Marunduri, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Prajurit Kulon, AKP Edi Purwo Santoso, S.H., meninjau langsung proses pembersihan lahan. Dalam kegiatannya, tim menggunakan alat berat untuk mempercepat penghilangan ilalang dan tanaman liar yang selama ini memenuhi lahan. Langkah ini menjadi awal dari upaya mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area pertanian yang menghasilkan.
“Program ini merupakan wujud nyata dari dukungan kami terhadap Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam bidang pertanian. Dengan memanfaatkan lahan yang tidak produktif, kami ingin menciptakan dampak positif bagi masyarakat, khususnya petani,” ujar AKP Edi Purwo Santoso di sela kegiatan.
Selain mendukung ketahanan pangan, proyek ini juga dirancang untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Hasil panen jagung dari lahan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga memberikan kontribusi bagi perekonomian petani sekitar.

Program penanaman jagung ini tidak hanya berakhir pada tahap tanam. Polres Mojokerto Kota memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan, penanaman, hingga panen, dilakukan secara terstruktur dan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat.
“Kami ingin memastikan keberlanjutan program ini agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” tambah AKP Edi.
Selain itu, program ini menjadi contoh nyata bahwa pemanfaatan lahan tidur dapat memberikan dampak besar jika dilakukan dengan perencanaan yang baik. Dengan pendekatan yang komprehensif, inisiatif ini juga menjadi upaya untuk menginspirasi wilayah lain agar lebih aktif memanfaatkan potensi lahan yang selama ini terabaikan.
Langkah Polres Mojokerto Kota ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui optimalisasi sektor pertanian. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan pentingnya memanfaatkan setiap potensi sumber daya, termasuk lahan tidur, untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Polres Mojokerto Kota berharap program ini tidak hanya sukses dalam tataran lokal tetapi juga dapat menjadi model yang diterapkan di daerah lain di Indonesia.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Para petani mengaku optimis bahwa program ini akan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan mereka.
“Kami sangat mendukung program ini. Harapannya hasil panen nanti bisa membantu ekonomi kami dan meningkatkan produktivitas lahan di daerah ini,” kata Slamet, salah satu warga.
Polres Mojokerto Kota berkomitmen untuk terus memantau dan mendampingi pelaksanaan program ini hingga tahap panen. Selain itu, berbagai pelatihan dan pendampingan teknis juga akan diberikan kepada petani agar hasil yang diperoleh maksimal.
“Kami tidak hanya fokus pada pemanfaatan lahan tidur tetapi juga berupaya menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan melalui program ini. Semoga program ini menjadi langkah awal yang baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkas AKP Edi Purwo Santoso.
Dengan langkah konkret ini, Polres Mojokerto Kota menunjukkan komitmennya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian, sekaligus membuktikan bahwa kerja sama antara aparat dan masyarakat dapat menciptakan perubahan yang positif. (Firda*)
