Tahun Baru Jalan Baru, Warga Sragen: Terima Kasih Pak Presiden

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241231 114211
IJD 2024: Rekonstruksi ruas jalan Sunggingan – Jeruk – Brojol Kecamatan Miri Kabupaten Sragen rampung dikerjakan PT. Pancadarma Puspawira. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Rasa syukur serta senyum kepuasan ditunjukan sebagian masyarakat Kecamatan Miri Kabupaten Sragen di penghujung akhir tahun 2024. Di mana, mereka saat ini merasakan dampak pembangunan program prioritas percepatan konektivitas jalan daerah program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang baru-baru ini terselesaikan dengan sempurna.

Rekonstruksi ruas jalan Jeruk -Sunggingan sepanjang 2,15 kilometer, dan ruas Sunggingan-Brojol panjang 1,94 kilometer dan ruas Jeruk-Brojol sepanjang 2,51 kilometer, diketahui per Selasa 31 Desember 2024 telah rampung dikerjakan.

Respon positif disampaikan beberapa warga masyarakat di Kecamatan Miri, sebab di akhir tahun 2024 ini mereka dapat menikmati wujud nyata program IJD lanjutan tersebut.

“Tahun baru jalan baru, semoga jalan yang dibangun pemerintah pusat ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Sri Mulyani yang sehari bekerja sebagai pedangan sayur keliling.

Sementara, Sugeng warga Sunggingan mengaku jika perbaikan peningkatan jalan selalu diimpikan oleh warga masyarakat Kecamatan Miri sejak dulu, kini angan-angan warga dapat terealisasi.

“Akhirnya, jalan Sunggingan-Jeruk sampai Brojol sudah halus seperti jalan tol. Terimakasih pak Presiden,” ungkap Pria paruh baya itu kepada kabarterdepan.com, Selasa (31/12/2024).

Dikatakan, mewakili sebagian mesyarakat setempat, ia menyampaikan terima kasih kepada PT. Pancadarma Puspawira selaku pihak ketiga atau rekanan mampu menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi jalan sepanjang 6,6 kilometer itu dengan baik dan sempurna.

“Terima kasih kita sampaikan kepada rekanan yang sudah menjalin komunikasi baik dengan warga masyarakat Miri, sehingga kami dapat menikmati fasilitas infrastruktur yang memadai,” ungkap Sugeng.

Menurutnya, pekerjaan rekonstruksi jalan Jeruk-Sunggingan-Brojol sangat memuaskan, ia melihat material beberapa item pekerjaan mulai dari lapis pondasi kemudian untuk hot mix yang mengunakan Laston Aus (AC-WC) dan Laston lapis Antara (AC-BC) serta struktur beton Fc 15 Mpa digunakan untuk pelebaran bahu jalan hasilnya sangat bagus dan rapi.

“Sangat profesional cara pengerjaannya, alat berat juga komplit, personelnya juga ramah saat diajak komunikasi terutama soal usulan warga saat pelaksanaan proyek,” ungkapnya.

Terpisah, Camat Miri Ali Rahmanto saat dikonfirmasi mengatakan, atas nama warga Miri mengucapkan terima kasih kepada Pemda Sragen, ibu Bupati dan tentunya Kadinas PUPR – Kabid Bina marga serta kementerian PUPR atas terealisasi pembangunan tersebut.

“Jalan ruas Jeruk – Sunggingan, Sunggingan – Brojol dan Jeruk – Brojol sudah diusulkan jauh hari dari tahun 2023, Alhamdulillah keinginan warga masyarakat terjawab di tahun 2024,” katanya, Selasa (31/12/2024).

Camat mengimbau kepada warga masyarakat dapat berperan aktif merawat jalan agar awet. Dengan mengaktifkan saluran air setempat karena aspal sangat riskan dengan air.

“Selain itu, para tokoh masyarakat harus ikut mengimbau warga untuk hati-hati berkendara jangan sampai jalan halus, angka laka lantas justru bertambah,” tutur Ali.

“Kepada Kementerian PUPR di tahun yang akan datang bisa dianggarkan kembali program IJD untuk mendukung program Ketapang sesuai program bapak Presiden Prabowo yaitu Revitalisasi Bendungan Kedungkancil,” imbuhnya.

Sebagai tambahan informasi, proyek IJD 2024 rekonstruksi ruas jalan Sunggingan-Jeruk-Brojol ini menghabiskan anggaran sekitar Rp.14.355.927.243,05,- meskipun waktu pekerjaan hanya 55 hari kalender sejak 7 Novomber 2024 namun, penyelesaiannya tepat waktu sesuai dengan jadwal kontrak yang ditentukan.

Sebelumnya Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat melalui Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III dan PPK 3.5 Provinsi Jawa Tengah ditahun 2023 lalu juga sempat menyelesaiakan proyek IJD Batch 1 yakni rekonstruksi jalan Surakarta-Gemolong-Purwodadi dengan anggaran Rp 204 miliar. Sebagian ruas jalan utama Kabupaten juga masuk didalamnya selain jalan rara Solo-Purwodadi.(Masrikin)

Responsive Images

You cannot copy content of this page