
Jember, kabarterdepan.com-
Subandi terpilih sebagai Ketua Pengurus Persatuan Lawn Tenis (Pelti) Kabupaten Jember periode 2024-2029. Pengusaha tambang asal Desa sumberanget tersebut terpilih secara aklamasi pada pelaksanaan musyawarah cabang olahraga (Muscab) yang dilangsungkan di salah satu cafe di kawasan Jl Jawa Jember, Selasa (17/12/2024) malam.
Hadir pada pelaksanaan Muscab tersebut, wakil ketua 1 Pengprov Pelti Jawa Timur Prof Dr Ir Soetriono, MP yang merangkap sebagai ketua Pelti Jember periode 2019-2024, ketua Koni Jember Sutikno bersama sejumlah jajaran pengurus KONI, sekretaris, bendahara, bidang organisasi dan 23 klub anggota internal Pelti Jember.
Sebelum dilaksanakan sidang pemilihan Ketua Pengkab Pelti Jember, Ketua Pelti Jember Soetriono diberi kesempatan untuk melaporkan hasil kinerja selama memimpin Pelti Jember pada periode 2019-2024.
Laporan pertanggungjawaban yang dibacakan Soetriono melalui pemaparan memakai audio visual tersebut banyak hal positif yang telah dicapai. Dari 23 klub yang hadir menyatakan menerima LPJ yang disampaikan.
Sementara Wakil Ketua 1 Pengprov Pelti Jember Soetriono yang juga merangkap Ketua Pelti Jember periode 2019-2024 menyampaikan bahwa masa jabatan Ketua Pelti Sesuai regulasi AD/RT selama 5 tahun. Namun seiring perjalanan waktu dengan kepemimpinan PP Pelti Nurdin Halid, jabatan Ketua Pelti disesuaikan mulai PP Pengprov, Pengkab menja
Pelaksanaan Muscab Pengkab Pelti Jember diikuti 3 kandidat calon ketua diantaranya Taufik, Subandi dan Widi Wasito. Ketiga calon ketua tersebut sudah melalui tahapan penjaringan sesuai regulasi AD/RT Pelti Jember yang dilaksanakan oleh panitia Muscab Pelti Jember diketuai Sugeng Iswanto.
Soetriono mengatakan ketiga calon ketua tersebut dinyatakan sah mendapat surat mandat dari klub internal Pelti Jember diusulkan untuk maju pada pelaksanaan Muscab. Namun menjelang pelaksanaan pemilihan ketua, ada salah satu calon ketua mengundurkan diri, yaitu Taufik karena alasan kesibukan di lembaganya yang tidak bisa ditinggalkan.
“Untuk mempercepat waktu Muscab, akhirnya kami memanggil kedua calon Subandi dan Widi Wasito untuk berembug, akhirnya disepakati oleh kedua belah pihak Subandi ditunjuk jadi ketua Pelti Jember periode 2025-2029 dan Widi Wasito sebagai wakilnya,” Jelasnya.
“Pesan kami untuk ketua Pelti Jember terpilih untuk segera menyusun tim formatur untuk mengisi pengurus Pengkab Pelti Jember periode 2024-2029, untuk segera diusulkan ke Pengprov Pelti Jawa Timur dengan surat rekomendasi dari Koni Jember. Tantangan paling dekat bagi ketua pelti Jember yang baru adalah pelaksanaan Porprov Jatim di bulan Juli 2025,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua KONI Jember Sutikno menyampaikan apresiasi pelaksanaan Muscab Pemilihan ketua Pelti Jember periode 2024-2029:. Pihaknya berpesan siapapun nantinya terpilih, hendaknya bisa membawa Pelti Jember ini lebih berprestasi lagi, baik itu di Popda, Porprov Jawa Timur maupun kejuaraan lainnya.
“Diakui selama tahun 2023-2024 KONI Jember tidak mengambil dana hibah yang bersumber dari APBD Pemkab Jember, bukan karena tidak mau, terus terang kami mohon maaf karena belum siap,” ucapnya.
Meski begitu KONI Jember akan tetap mensuport semua kegiatan dilakukan oleh cabor, termasuk dengan Pelti Jember ini, untuk berkolaborasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dispora.
Selain itu, Sutikno juga memyampaikan terima kasih kepada Prof Soetriono selama menahkodai Pelti Jember yang mampu meraih prestasi emas juara umum Porprov Jatim di Tuban 2019 dan Porprov Jatim di Jember 2022.
Sementara itu Subandi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari klub internal Pelti Jember yang memberikan mandat kepada dirinya untuk memimpin Pelti Jember tahun 2025-2029.
“Saya memiliki komitmen untuk membawa Pelti Jember adanya perubahan secara organisasi, terutama organisasi tenis di Jember harus lebih meningkat dari tahun tahun sebelumnya,” katanya.
Untuk bisa mencapai hal tersebut menurut Subandi yang pernah memiliki pengalaman menangani tim sepak bola di Kalimantan ini berjanji bekerja dengan melibatkan semua pihak, baik itu Koni Jember, Dispora Jember maupun pihak swasta.
“Karena menangani olahraga ini membutuhkan banyak orang, termasuk kerjasama dengan media sangat kami harapkan,” terangnya.
Kemudian terkait dengan persiapan menghadapi Porprov Jatim di Malang 2025 , dimana Koni Jember tidak mengalokasikan dana hibah untuk pembinaan atlet, hal itu sudah dibicarakan bersama klub .
“‘Yang jelas untuk penggalangan dana pembinaan Atlet, kami tetap akan berkolaborasi dengan koni Jember, Dispora maupun pihak swasta yakni relasi yang kami miliki, mohon dukungan dan suport semua pihak termasuk dari jajaran pemgurus Pelti Jember yang baru,” Pungkasnya. (Lana)
