Kepala BKPPD Grobogan: Ribuan Peserta PPPK Dibebaskan Memilih Lokasi Ujian

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241205 200033
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan Padma Saputra. (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com –
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan Padma Saputra
mengatakan, sekitar 1.504 peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memperebutkan 850 formasi dalam pengadaan tahun anggaran 2024.

Disebutkan, dari total peserta PPPK itu, pemilihan lokasi ujian nantinya dibagi dua lokasi. Dengan rincian di Jogjakarta 11 peserta dan Kota Semarang sebanyak 1493 peserta

“Para peserta dibebaskan memilih lokasi. Pelamar dibebaskan memilih sesuai lokasi terdekat,” ujar Padma kepada media, Kamis (5/12/2024).

Padma mengungkapkan, mekanisme tes yang akan dilakukan oleh peserta pelamar PPPK berbeda dengan CPNS. Para pelamar PPPK cukup melakukan tes satu kali dengan sistem perangkingan.

Dijelaskan, peserta CPNS harus melalui dua tes, yaitu tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Setelahnya dilakukan penjumlahan dan baru ada perangkingan.

Hal itu, merujuk pada surat KemenPANRB No.347 Tahun 2024, seleksi kompetensi PPPK terbagi menjadi empat tes. Diantaranya tes kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan Wawancara.

“Disini semuanya sistem, dalam tahapan wawancara juga tidak ada pertemuan antara panitia dengan peserta. Wawancaranya berbasis soal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, selain perangkingan, dalam rekrutmen PPPK diterapkan sistem prioritas pelamar. Hal itu, jelas Padma, tertuang didalam Keputusan Mentri PANRB Nomor 347, 348, 349 tahun 2024.

“Semua kategori prioritas baik dari pelamar tenaga kesehatan, pendidikan, teknis ada semua di pengumuman yang kita unggah di website BKPPD,” ucapnya.

Sementara, rekrutmen PPPK Grobogan masih ada gelombang dua yang berakhir pada 31 Desember 2024. saat ini jumlah total di Grobogan ada 1018 pelamar. Namun belum semuanya melakukan submit.

“Nantinya para pelamar gelombang dua akan melakukan tes pada tahun 2025,” pungkasnya.(Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page