Aksi Pencurian Motor di Mojokerto Berhasil Digagalkan Pemiliknya yang Berteriak Maling

Avatar of Andy Yuwono
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku meninggalkan motor curian di Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/11/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com) 
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku meninggalkan motor curian di Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/11/2024) malam (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor berhasil digagalkan pemiliknya yang berteriak dan sempat mengejar, kejadian itu terjadi di Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/11/2024) malam.

Komplotan pencuri itu berboncengan tiga dengan mengendarai motor matic, dan terekam CCTV saat hendak menggasak motor scoopy dengan nopol AG 5476P OD milik Rio Arwanto yang terparkir di depan rumahnya.

Terlihat dalam kamera CCTV, satu pelaku yang menjadi eksekutor turun dari motor dan menggasak motor yang terparkir didekat jalan raya penghubung Pasuruan-Mojokerto, namun aksi itu gagal setelah pemilik meneriakinya.

Pemilik motor, Rio Arwanto saat ditemui dirumahnya menceritakan, pada saat itu motornya sedang terparkir didepan, sedangkan dirinya bersama keluarganya berada didalam rumah yang kebetulan digunakan untuk berjualan sembako.

“Pas saya ngobrol sama anak saya, terus keponakan saya itu tiba-tiba melihat monitor CCTV lampu sepeda itu menyala,” katanya, Senin (4/11/2024) pagi.

Mengetahui adanya aksi pencurian, ia pun langsung keluar dari dalam rumah dan meneriakinya komplotan pencuri tersebut dan berusaha mengejar komplotan pencuri tersebut.

“Terus saya teriak dia panik dan dijatuhin motornya, terus aku lompat dari etalase toko,” tambahnya.

Lantaran ketahuan sang pemilik, tiga pelaku yang menaiki motor matik dan tidak mengenakan helm itupun langsung meninggalkan motor yang hendak dicuri itu dan melarikan diri ke arah timur.

“Melarikan diri ke arah Pasuruan, tiga orang pakai jaket hitam dan celana pendek, pakai motor matik,” tuturnya.

Masih kata Rio, meski motornya gagal dicuri, ia menjelaskan dirinya bersama keluarganya masih trauma atas insiden pencurian itu. Sedangkan motor miliknya pun kini tak bisa digunakan lantaran tempat kuncinya rusak.

“Kunci T nya itu sempat tertinggal, mungkin dia (pelaku) panik,” pungkasnya.

Dalam insiden ini, dirinya masih belum melaporkan ke petugas kepolisian. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page