
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Komplotan maling mengobok-obok rumah milik Misbah (54) pengusaha krecek rambak di Dusun Mejero, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Uang tunai puluhan juta rupiah hingga perhiasan emas raib digondol maling.
Ia menceritakan awal mulanya dirinya usai ke Kota Semarang Jawa Tengah untuk mendatangi sanak saudaranya. Namun pada saat telah sampai dirumahnya dirinya bersama sang istri terkejut melihat rumahnya telah berantakan.
“Waktu kejadian itu saya baru pulang dari Semarang, habis ke acara ulang tahun cucu,” katanya, Senin (28/10/2024) sore.
Korban pun mulai curiga mendapati lampu ruang tamu rumah dalam kondisi mati. Yang sebelumnya ditinggal menyala. Istri Misbah dibuat syok usai melihat kamar tidurnya dalam kondisi acak-acakan. Laci lemari terbuka dan tampak berantakan.
“Kalau ditotal kerugiannya sekitar Rp 25 juta, cincin emas seberat 2 gram, dan beberapa perhiasan dari Mekkah,” imbuhnya.
Dalam aksi pembobolan ini, didapati sejumlah kerusakan di rumah korban. Mulai dari dijebolnya ventilasi pagar samping rumah, rusaknya teralis besi jendela lorong rumah, hingga dijebolnya handle pintu kamar utama. Ditemukan sebuah kubut di kasur kamar anak korban dan sebilah golok di atas sofa lorong rumah.
“Rumah ada yang jaga. Tapi waktu kejadian katanya yang jaga sedang keluar,” jelasnya.
Masih kata Misbah, kediamanya tersebut telah terpasang kamera pengintai CCTV, namun dari beberapa kamera itu ditutup oleh pelaku dengan jilbab, sehingg tak bisa merekam penuh aktifitas para pelaku yang diduga lebih dari 1 orang ini.
“Kalau CCTV total ada empat. Yang ditutupi pelaku itu satu. Tapi CCTV ini error, nggak bisa merekam, jadi cuma bisa lihat langsung waktu itu saja,” urainya.
Atas peristiwa yang menimpanya ini, dirinya telah melaporkan ke pihak berwajib. Polisi dari Polsek dan Polres Mojokerto telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi.
Sementara itu, Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Iptu Sukron Makmun membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. Menurutnya anggota Inafis telah mendatangi lokasi dan telah memeriksa beberapa saksi.
“Tadi sudah ditangani, awalnya laporan ke Polsek Mojoanyar,” pungkasnya. (*)
