Warga Sragen Optimis, Kabinet Merah-Putih Dapat Teruskan Pembangunan IJD Jokowi

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241026 173737
Ilustrasi, proyek prioritas Inpres Jalan Daerah (IJD) Jokowi (Masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Dalam satu dekade kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan infrastruktur jalan nasional dan daerah di wilayah Jawa Tengah diyakini menunjukan peningkatan signifikan.

Jokowi dinilai sukses dengan menggenjot pembangunan infrastruktur daerah, sejumlah ruas jalan masuk daftar proyek prioritas Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023.

Dimana, Instruksi Presiden Jokowi nomor 3 tahun 2023 tersebut berisi tentang skala prioritas percepatan konektivitas jalan daerah di seluruh Nusantara.

Termasuk jalan daerah di Sragen, Jawa Tengah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Inpres Jokowi telah menyelesaikan IJD batch 1 yakni pembangunan ruas jalan Surakarta – Gemolong – Purwodadi dengan total anggaran Rp 204 miliar.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Jokowi mengatakan nantinya ada IJD 2024 sebesar Rp 15 triliun. Namun alokasi anggaran untuk Jawa Tengah yang juga meliputi Kabupaten Sragen masih dalam perencanaan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau pembangunan ruas Jalan Surakarta – Gemolong – Purwodadi di Kabupaten Sragen, Selasa (23/01/2024) yang lalu

Sementara, saat ini warga masyarakat Sragen masih setia menanti realisasi IJD lanjutan 2023 seperti yang pernah disampaikan Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjabat Presiden RI.

Mereka menunggu nasib 4 ruas jalan daerah di Kabupaten Sragen yang diusulkan masuk rencana prioritas IJD tahun 2024. Namun hingga kini belum ada kabar kepastian dari pemerintah pusat.

Masyarakat berharap, meskipun Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI, pembangunan 4 ruas jalan di Sragen dapat dilanjutkan oleh Presiden dan Waki Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Kami berharap, agar pembangunan infrastruktur daerah dapat diteruskan oleh pak Prabowo dan Mas pak Gibran,” ucap Hendro salah satu tokoh masyarakat di Sragen kepada kabarterdepan.com Sabtu (26/10/2024).

Masyarakat Sragen optimis jika suara mereka didengar oleh putra sulung Presiden Jokowi tersebut, Gibran yang saat menjabat Wakil Presiden RI diharapkan bisa meneruskan program pembangunan jalan daerah di Kabupaten Sragen yang belum dituntaskan Jokowi.

“Semoga suara rakyat didengar oleh Kabinet Merah-Putih Prabowo – Gibran yang saat ini ada di Akmil Magelang,” ucap Giyanto Warga Sragen lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Aribowo Sulistyo membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten pernah mengusulkan 4 ruas jalan daerah yang ada di Kabupaten Sragen.

“Memang benar, kita sudah pernah mengusulkan 4 ruas jalan di Sragen masuk dalam IJD, namun hingga saat ini belum ada informasi yang diterima, jika usulan itu dapat direalisasi atau tidak, sebab itu kewenangan dari kementrian PUPR pusat, kita hanya mengusulkan,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Bowo itu berharap, rencana usulan pembangunan 4 ruas jalan di Sragen dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah pusat secepatnya.

“Semoga segera, kami masih menunggu kabar baik,” harapnya.

Bowo menyebutkan, beberapa ruas jalan yang diusulkan sebelumnya sudah dilakukan verfikasi dan di survei oleh kementrian PUPR. Ke-4 ruas jalan itu diusulkan total anggaran mencapai 90 miliar.

Ada ruas jalan lingkar dalam kota Sragen, dimulai dari Jl. Dr. Sutomo hibgga Jl. Kapten Tendean sepanjang 6,19 km dengan usulan anggaran Rp 27,3 miliar.

Kedua ruas jalan Jeruk – Sunggingan – Brojol Kecamatan Miri dengan panjang 6,6 km diisulkan anggaran sekitar Rp 19,26 miliar.

Ketiga ruas jalan Sumberlawang – Ngargotirto – Kowang sampai perbatasan Grobogan sepanjang 7,85 km dengan anggaran 29,5 miliar.

Keempat ruas jalan Tanon – Bonagung – Gading sepanjang 4,54 km dengan anggaran Rp 13,77 miliar. (Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page