
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sudah berlangsung sebulan, sejak 25 September 2024, lalu.
Di Sidoarjo, terdapat dua paslon yang mengarungi kontestasi pemilu. Salah satunya, pasangan Subandi-Mimik yang mengusung jargon BAIK.
Sejak penetapan nomor urut, dan paslon BAIK mendapatkan nomor urut 1 itu, tim pun bergegas memantapkan visi-misi BAIK. Juga, telah menunjuk tiga orang juru bicara (jubir): mensosialisasikan berbagai program kerja BAIK.
Salah satu jubir paslon BAIK Nanang Haromain menyampaikan, sepanjang masa kampanye, pasangan BAIK tak pernah lelah terjun langsung menyapa masyarakat, di berbagai lapisan.
Tekad pasangan Subandi-Mimik untuk membawa arah Kabupaten Sidoarjo untuk lebih baik itu begitu kuat. Yang sebagian itu dibuktikan secara nyata, melalui program pemerintahan yang tentu bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Nanang mencontohkan, program untuk kesejahteraan masyarakat, misalnya terkait layanan kesehatan. Bahwa, Cabup Sidoarjo Subandi, dalam kurun waktu cukup singkat: hanya 4 bulan menjabat sebagai Plt Bupati Sidoarjo, mampu menorehkan prestasi dari pemerintahan pusat, yang diberikan Wakil Presiden Maruf Amin terkait UHC Award.
“Nah, ini bukan bicara lagi, tapi sudah dibuktikan. Begitu juga dengan harapan lain untuk arah Sidoarjo ke depan, itu akan jadi nyata, jika pasangan Subandi-Mimik diberi kesempatan memimpin Sidoarjo,” katanya, Jumat (25/10/2024).
Selain itu, pasangan BAIK merupakan pasangan lengkap, dengan kehadiran sosok perempuan sebagai Calon Wakil Bupatinya. Yang sejauh ini belum pernah melibatkan keterwakilan perempuan dalam memimpin Kota Delta (sebutan Kabupaten Sidoarjo).
Menurutnya, sosok Mimik Idayana sudah terbukti, selain sebagai wujud keterwakilan perempuan, juga terkenal sebagai seorang yang berjiwa sosial tinggi: kepeduliannya terhadap masyarakat Kota Delta.
Bahkan, hal tersebut, Mimik lakukan jauh sebelum dirinya terpilih sebagai wakil rakyat melalui Partai Gerindra: jiwa kepeduliannya terus dilanjutkan dengan tak mengambil gaji sebagai anggota DPRD Sidoarjo, ini untuk kegiatan sosialnya.
“Bu Mimik menjadi calon perempuan. Sidoarjo akan membutuhkan sosok pemimpin perempuan itu. Karena yang bisa merangkul persoalan perempuan ya perempuan itu sendiri,” terangnya.
“Tentunya, pasangan Subandi-Mimik akan menjadi pasangan yang idel untuk membawa Sidoarjo lebih baik lagi,” tambahnya.
Nanang menambahkan, selama sebulan mengaurngi masa kampanye itu, pihaknya telah menerima sejumlah masukan terkait elektabilitas pasangan BAIK. Baik dari pihak internal, maupun sejumlah eksternal dari lembaga survey.
Bahwa, elektabilitas pasangan Subandi-Mimik masih unggul, mencapai 55 persen. Menjadi motivasi tim untuk menjaga dan meningkatkan simpati masyarakat tetap memilih pasangan bernomor urut 1, hingga masa pencoblosan 27 November 2024, mendatang.
“Itu menjadi bukti, akan penerimaan masyarakat terhadap Pak Subandi dan Bu Mimik, positif. Kami akan terus meningkatkan itu, dalam sisa masa sebulan kampanye ini, hingga masa pemilihannya nanti,” pungkasnya. (*)
