
Banyuwangi, kabarterdepan.com – Logistik pemilu untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur telah masuk ke gudang KPU Banyuwangi yang berada di Kecamatan Kabat.
Pada penerimaan tahap satu, KPU Banyuwangi telah lengkap menerima logistik antara lain kotak suara, bilik suara, kabel ties, tinta dan segel yang jumlahnya telah sesuai kebutuhan.
Yaitu 5.514 kotak suara, 10.928 bilik suara, 32.784 kabel ties, 5.464 tinta, dan 135.837 segel yang akan digunakan oleh 1.348.925 pemilih untuk menyalurkan suara mereka pada 27 November 2024.
“Penerimaan logistik tahap pertama sudah diterima gudang KPU, dan hari ini mulai melakukan proses pengosongan kotak pemilu dan pemilahan arsip,” terang Ketua KPU Banyuwangi, Dian Purnawan, Rabu, (16/10/2024).
Dian menjelaskan, kotak suara yang datang dikosongkan untuk kemudian dilipat kembali agar dapat ditampung gudang KPU sehingga memiliki cukup ruang untuk menampung logistik yang lain.
“Di gudang juga akan dilakukan proses merakit kotak suara pemilu 2024. Dirakit untuk bersiap-siap ketika logistik sudah lengkap datang ke gudang KPU,” tambahnya.
Sementara itu, terkait surat suara, Dian menuturkan bahwa surat suara belum diterima KPU Banyuwangi dan masuk dalam pengadaan tahap kedua sesuai konsolidasi KPU pusat dan KPU provinsi.
“Pencetakan surat suara Bupati wakil Bupati baru dimulai 29 Oktober 2024 di Denpasar, Bali. Wilayah di Jawa Timur, hanya Banyuwangi yang cetak di sana karena pertimbangan jarak,” urainya.
Berbeda dengan surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur menyatu dengan wilayah-wilayah lain yang serentak dicetak di Gresik.
“Pengiriman surat suara mulai 5 November 2024,” ungkap Dian.
Nantinya ketika surat suara telah dicetak, akan ada pengamanan dari personel Polresta Banyuwangi yang melakukan penjagaan dari tempat suara dicetak hingga tiba di gudang KPU Banyuwangi. (Fitri)
