Muslimat NU Siabu Madina Diharapkan Bantu Pemerintah Berantas Stunting

Avatar of Redaksi
IMG 20241004 WA0003
Pelantikan pengurus Muslimat NU Siabu, Madina. (Suhartono/kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara, Dikukuhkan.

Pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Madina Elly Mahrani di Lapangan Kantor Kecamatan Siabu, Kamis (3/10/2024).

Turut hadir ketua Muhammadiyah Kecamatan Siabu, Aisyiyah, Majelis Ulama Kecamatan Siabu, Kordinator Pendidikan Empat, Kapolsek Siabu, dan Danramil 12/Siabu.

Dalam Sambutannya Camat Siabu Sudrajat Putra Batu Bara mengatakan, ini adalah waktu mengukur sejarah bagi muslimat di Kecamatan Siabu.

“Muslimat itu tidak hanya hadir sebagai organisasi yang hanya mengurusi bidang agama tetapi lebih dari itu, sehingga mampu memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat,” ucapnya.

Camat Siabu juga berharap, Muslimat NU banyak memberi kontribusi dan partisipasi dan memberikan masukan kepada pemerintah di kecamatan sehingga bisa bersama-sama membangun Kecamatan Siabu ini menjadi Kecamatan yang lebih maju dan lebih baik.

Menurutnya, muslimat atau para wanita sangat diperlukan untuk membantu pemerintah, khususnya dalam rangka mendidik dan membimbing anak-anak.

“Khususnya para remaja di era globalisasi yang sekarang ini, kita lihat perkembangan teknologi yang begitu cepat yang tidak bisa kita hindari banyak para remaja kita yang terjerumus pada pergaulan bebas pada perilaku yang negatif seperti, narkoba, maupun pernikahan dini,” katanya.

Ia juga berharap Muslimat Siabu mampu membantu pemerintah dalam program memberantas Stunting.

“Sekarang stunting ini menjadi fenomena yang luar biasa, dengan hadirnya muslimat-muslimat, Saya berharap nanti bersama pemerintah Kecamatan Puskesmas KB dan di desa tidak bisa sama-sama turun memberikan edukasi kepada masyarakat,” terangnya.

Sementara Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Madina Elly Mahrani menyampaikan sejarah singkat Muslimat NU. Menurutnya Muslimat NU adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial keagamaan dan merupakan salah satu badan otonom dari jamiyah Nahdlatul Ulama yang didirikan pada tanggal 26 Rabiul akhir bertepatan dengan tanggal 29 Maret 1946 di Purwokerto.

Selanjutnya, di Muktamar NU ke-19 di Palembang pada tahun 1952 Muslimat NU memperoleh hak otonom. Muktamar memberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitasnya, pengabdian sejak menjadi badan otonom NU muslimat lebih bebas bergerak dalam memperjuangkan hak-hak wanita dan cita-citanya nasional secara mandiri.

Dihadapan Pengurus Muslimat NU yang Baru dilantik, Elly juga berharap, Muslimat ini bisa lebih baik maju berkembang.

“Mari kita jalankan organisasi ini dengan semangat ikhlas berjuang tetap menjaga kerukunan dan saling berkomunikasi satu sama lainnya, serta yang paling penting adalah izin serta dukungan dari suami dan keluarga,” tuturnya.

Masih kata Elly, Muslimat NU dapat menjadi contoh bagi kaum perempuan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Yakni harus bisa bersinergi dengan pemerintah Desa dan Kecamatan untuk bisa berkontribusi dalam memberdayakan kaum perempuan di Kabupaten Mandailing Natal, khususnya di Kecamatan siabu.

“Ibu-ibu muslimat harus bisa menjadi kekuatan di dalam keluarga masing-masing lingkungan sekitar dan masyarakat, mari kita kerja bersama, kerja ikhlas,” katanya.

Elly juga berharap Muslimat NU akan memberikan edukasi kepada remaja untuk mencegah pergaulan bebas narkoba dan pernikahan dini.

“Ini yang dimulai dari rumah kita masing-masing dan juga untuk kaum perempuan untuk kesehatan kita sendiri,” pungkasnya. (Suhartono)

Responsive Images

You cannot copy content of this page